Istirahat di Rel, Ditabrak KA Malioboro


 
MALANG – Entah memang sengaja bunuh diri atau hanya sekadar istirahat dengan tiduran di atas rel kereta api. Mesiyem, 62, warga Desa Tempursari, Donomulyo ini, kemarin sore pukul 14.55 meregang nyawa setelah tubuhnya tertabrak KA Malioboro tujuan Blitar – Malang, di perlintasan KA Desa Karangkates, Sumberpucung.
Dari keterangan warga, sebelum ketabrak kereta api, korban terlihat sedang tiduran di atas rel di sebelah timur palang pintu Belly (arah menuju Kecamatan Kalipare). Ketika sedang asyik tiduran, ada KA yang mau melintas. 
“Korban sempat diteriaki oleh warga, kalau ada kereta,” ujar Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman. Mendengar teriakan warga itu, korban langsung terbangun. Kemudian ia bergegas berdiri untuk menyelamatkan diri. 
Namun belum melangkahkan kaki, moncong KA langsung menabrak tubuhnya hingga terseret beberapa meter. Korban langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui, lantas mendatangi tubuh korban untuk memastikannya. 
Sebagian masyarakat lainnya, melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polsek Sumberpucung. Semula, identitas korban tidak diketahui lantaran tidak ada warga yang kenal. Namun setelah pakaiannya digeledah, ditemukan dua identitas atas nama Mesiyem. 
Satu adalah tanda anggota Muslimat NU, satu pengenal lagi adalah KTP. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dilarikan ke kamar mayat RSSA Malang. Ia menderita luka serius di kepala dan sekujur tubuhnya.
“Keluarga sudah mengetahui dan menuju ke RSSA Malang,” tuturnya.
Disinggung terkait motif apakah korban bunuh diri ? Nurrohman, mengaku masih belum mengetahui.
“Kami masih belum tahu, alasan kenapa korban sampai tiduran di atas rel kereta api tersebut. Karena pihak keluarganya masih belum kami mintai keterangan,” paparnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :