magista scarpe da calcio Tiga Pencuri Satroni Perumahan Asrikaton


Tiga Pencuri Satroni Perumahan Asrikaton


 
MALANG - Masyarakat yang tinggal di perumahan Desa Asrikaton, Pakis mulailah untuk berhati-hati. Daripada bernasib sama seperti Cicit Candra Susilowati, 33, warga Dusun Krajan, Desa Asrikaton, Pakis.
Dini hari kemarin, tiga pencuri menyatroni rumah yang ditinggalinya dan membawa kabur motor Honda Beat, N 4232 EED miliknya yang diparkir di halaman rumah. Para pencuri ini, merusak gembok sebelum masuk ke dalam teras.
“Saya terbangun ketika mendengar suara teriak-teriak. Saya pikir cuma mimpi, ternyata saat bangun, tetangga depan memang berteriak maling-maling. Saya langsung bangun dan melihat pagar rumah sudah terbuka, dan motor saya hilang,” kata Cicit kepada Malang Post, kemarin.
Dia menyebut bahwa motor miliknya tersebut masih terparkir di teras depan rumah, menjelang dini hari. Sebab, dia baru saja pulang dari tempat kerjanya di Surabaya. “Motor itu memang saya titipkan di Terminal Arjosari,” ungkapnya. 
Setelah tiba di rumah tengah malam, dia memarkir motornya di teras lalu menggembok pagar. “Saat motor itu diambil, gembok pagar sudah tidak ada. Mereka merusak gembok lalu membawa lari motor saya,” jelasnya. 
Selain membawa motor, tiga orang pelaku tersebut juga menggondol dua buah helm dan tiga jas hujan milik wanita ini. Menurut Cicit, warga tidak berani menghadang dan mengejar motor miliknya karena takut dengan senjata tajam yang dibawa pelaku. 
Dari keterangan warga, ciri-ciri khusus dari para pelaku juga tidak begitu jelas karena proses pencurian motornya sangat cepat dan cermat.
“Saya sendiri di rumah hanya dengan anak dan ibu. Setelah kejadian, saya langsung lapor ke Polsek Pakis,” papar dia. 
Dalam laporan polisi itu, ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Kapolsek Pakis, AKP Hartono menyebut anggota unit reskrim sedang melakukan penyelidikan. Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati. (fin/mar)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top