Kematian Ulum Masih Misterius

 
MALANG – Polres Makota masih menunggu hasil visum dan otopsi mayat Mas Ulum 33 tahun warga Jalan Candi Telagawangi yang meninggal di pos Jalan Candi Agung 1, Sabtu lalu. Misteri penyebab kematiannya belum terkuak karena pihak Polres Makota belum menerima keterangan dokter terkait pemeriksaan mayat penjaga malam itu.
“Sampai saat ini dugaan sementara adalah meninggal karena miras, hasil olah TKP. Tapi, lebih valid kita masih menunggu hasil visum,” kata Kapolsek Lowokwaru, Kompol Untung Bagyo kepada wartawan, dikonfirmasi sore kemarin. 
Menurut mantan Kapolsek Gondanglegi ini, spekulasi soal penyebab kematian Ulum harus ditahan sampai ada kepastian hasil visum.
Proses visum sendiri memakan waktu dua minggu lebih. Dokter yang melakukan pemeriksaan otopsi kepada mayat, diberi waktu maksimal 20 hari untuk menyerahkan hasil visum kepada penyidik polisi.
Terkait kabar pengeroyokan kepada Ulum sehari sebelum meninggal, pihak kepolisian juga belum menerima laporan tersebut.
“Belum ada, sementara masih proses lidik,” kata Untung. 
Terpisah, pihak keluarga seperti sudah mengikhlaskan kematian Ulum. Ayah korban, Sulkan 54 tahun warga Jalan Candi Telagawangi menyebut anaknya tersebut adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ulum memiliki satu kakak perempuan dan dua orang adik.
Selain bekerja sebagai penjaga malam, bapak dua anak ini memiliki pekerjaan sambilan.
“Dia membantu membersihkan taman rumah mantan Bupati Tulungagung pak Heru yang letaknya tepat di samping pos tempat biasa dia jaga. Malam hari jaga sampai pagi, lanjut bersih-bersih sebelum pulang agak siang,” kata Sulkan.
Selain bersih-bersih, Ulum juga nyambi memperbaiki handphone maupun peralatan elektronik. Menurut Sulkan, anaknya memiliki hobi tersebut dan ternyata bisa mendapat sedikit tambahan penghasilan dari utak-atik handphone.
“Ya memang dia punya hobi utak-atik itu,” tutup Sulkan.(fin/jon)

Berita Lainnya :