Jambret Perdayai Istri Wartawan


MALANG -  Masyarakat harus waspada ketika membawa tas atau barang berharga di jalan. Jambret jalanan kini mengincar kaum ibu. Fita Indah Ermiana, 55, warga Jalan Simpang Sulfat, Pandanwangi Malang dijambret siang bolong.
Saat melintas di Jalan Danau Matana II Sawojajar, penjambret merampas tas di tangan korban. Dari keterangan yang dihimpun, korban yang ditemani cucu dan satu anak perempuannya, berangkat dari rumah menuju daerah Sawojajar.
Dia lalu memarkir mobil di pinggir jalan raya di sekitar Jalan Danau Matana. Saat memarkir mobil inilah, korban mengaku melihat pelaku. “istri saya sudah curiga dengan pelaku yang tampak seperti menguntit,” kata Muhammad Rokim, suaminya.
Setelah memarkir mobil, korban berjalan bersama cucu dan anaknya ke Jalan Danau Matana II Sawojajar. Korban bermaksud berkunjung ke sanak saudaranya. Namun, karena lingkungan Jalan Danau Matana adalah perumahan pekerja, siang hari di area tersebut terhitung sepi dan jarang ada lalu lalang warga.
Fita membawa tas ketika berjalan di area perumahan sepi tersebut. Pelaku yang mengikuti dari belakang, melihat kesempatan dan menjambret tas korban. “Tas berisi dua KTP, dua ATM, dua handphone dan uang Rp 1 juta,” kata wartawan TV senior ini.
Menurut keterangan korban, pelaku memakai sepeda motor matic Yamaha Mio warna hitam dan kabur keluar ke arah jalan raya lalu menghilang. Tak terima harta bendanya dijambret, korban melapor ke Polres Malang Kota (Makota).
Setelah diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Kasatreskrim Polres Makota, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra menyebut personelnya langsung menangani kasus ini untuk melacak keberadaan pelaku. “Langsung kita turunkan personel, kita lakukan penyelidikan,” ungkap dia. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :