Tua-Tua Konsumsi Narkoba

 
MALANG - Usia boleh tua, namun tidak mau kalah dengan anak muda dalam mengisap narkoba jenis SS termasuk mengedarkannya. Buktinya, tiga warga Kecamatan Dampit, ditangkap dan dijebloskan bui Polres Malang, setelah diperiksa kemarin (01/11/17).
Ketiganya adalah Edi Hartono, 41, warga Ledoksari RT03 RW01, Dampit,  Hasan, 52, warga Jalan Pahlawan RT01 RW04 Dampit dan Sri Wahyuni, 37, warga Jalan Pahlawan RT05 RW04 Dampit. Menurut polisi, mereka ditangkap secara bersamaam.
“Para tersangka ini ditangkap ketika jalan bersama di Jalan Raya BMI Dampit, Selasa (1/11) malam,” kata Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mashudi. Namun dia mengaku, pihaknya hanya membantu Polres Malang untuk menangkap para tersangka.
“Kalau penyelidikan kasusnya, ditangani langsung oleh Satreskoba,” ungkapnya kepada wartawan.
Mantan Kasubbag Humas Polres Malang itu menerangkan saat dilakukan penangkapan, ketiganya diduga usai mengonsumsi SS. Informasi yang didapatkan Malang Post, baik Hasan, Edi dan Sri sudah ‘diintip’ anggota gabungan ini, usai mereka pesta SS. Gerak-gerik mereka terus dipantau oleh petugas, termasuk untuk memastikan bahwa mereka juga membawa SS.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat juga mengakui bila ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Ia mengaku penyidik masih mengorek keterangan untuk mendapatkan jaringan peredaran Hasan Cs ini.
“Ada dugaan para pelaku ini masuk dalam jaringan narkoba di wilayah Dampit. Sebab informasi yang kami terima dari masyarakat seperti itu. Di Dampit, masih marak peredaran narkoba, terutama SS,” terangnya panjang lebar.
Samsul, sapaannya, memaparkan butuh waktu hampir seminggu untuk mengungkap keterlibatan Hasan Cs dalam bisnis narkoba.
“Begitu mendapat titik terang pelakunya, anggota langsung menangkapnya,” ungkap dia. 
Dari penangkapan mereka, petugas mengamankan dua gram SS serta seperangkat alat isap sebagai barang buktinya.
“Jika memang terbukti, mereka akan dijerat dengan pasal 114 sub 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (agp/mar)

Berita Lainnya :