Kepepet Uang, Curi Samsung



MALANG - Kepepet butuh uang, membuat Arifin, 25, nekat berbuat apapun. Warga Jalan Polehan, Kecamatan Blimbing ini, mencuri HP Samsung milik M Fauzi, warga Dusun Krajan, Desa Sepanjang, Gondanglegi.
HP tersebut diambil ketika korban sedang terlelap tidur. Namun tidak lama setelah mencuri, Arifin berhasil ditangkap petugas Reskrim Polsek Gondanglegi.
Ia dibekuk saat datang lagi ke Desa Sepanjang, setelah menjual HP yang dicurinya. Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan uang Rp 200.000 dari hasil penjualan handphone.
“Pengakuannya HP sudah dijual kepada temannya di sekitar Terminal Gadang,”  ungkap Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.
‘Saat ini kami mencari keberadaan barang bukti HP, sekaligus mengembangkan kasusnya,” tambah dia.
Aksi pencurian terjadi Kamis (2/11) lalu, sekitar pukul 04.00. Pagi itu, korban baru saja pergi ke sungai dekat rumahnya. Saat kembali masuk ke rumah, ia lupa tidak mengunci pintunya.
M Fauzi langsung masuk kamar, lalu rebahan hingga akhirnya tertidur pulas. Tak lama kemudian, tersangka yang sudah mengincar dari jarak jauh, lantas mendekat ke rumah korban.
Pertama ia berpura-pura memanggil. Karena tidak ada sahutan, tersangka lalu masuk ke dalam rumah. Begitu berada di dalam rumah, tersangka lantas menuju kamar korban. Ia mengambil HP Samsung yang dicash di atas meja.
Setelah berhasil, tersangka lantas buru-buru kabur. Saat keluar dari rumah M Fauzi, ada saksi tetangga korban yakni Fathkur, yang mengetahui. Namun sama sekali tidak menegur, lantaran tidak tahu apa yang dilakukan oleh Arifin.
“Sesuai alamat KTP, tersangka tinggal di Jalan Polehan, Malang. Namun selama tiga bulan ini, tidur di musala yang ada di Desa Sepanjang. Pekerjaannya adalah pengamen, dan warga sekitar kenal betul dengannya,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Bantur ini.
Baru sekitar pukul 08.00, korban mengetahui kalau HP miliknya hilang. Kejadian itu, lantas menjadi obrolan warga sekitar hingga didengar oleh Fathkur, saksi mata. Selanjutnya Fathkur, memberitahu korban yang selanjutnya melaporkan ke petugas Polsek Gondanglegi.
Berdasarkan laporan itulah, petugas mencari keberadaan Arifin dan berhasil menangkapnya. Dengan dijebloskannya ke dalam penjara, maka sudah dua kali ini Arifin berurusan dengan polisi. Pada 2012 lalu, ia pernah menjalani hukuman karena kasus sabu-sabu (SS). (agp/mar)

Berita Lainnya :