Kasatlantas Ikut Razia


MALANG – Hasil operasi Zebra Semeru tahun 2017 pada hari keempat, mencapai ratusan pelanggar. Dalam operasi lalu lintas yang digelar oleh Satlantas Polres Makota, razia digelar serentak di enam lokasi yang berbeda. Yakni di Landungsari perbatasan Dau, Lowokwaru, Klojen, Blimbing, Sukun dan Kedungkandang.
Dalam operasi di perbatasan Landungsari-Dau, Kasatlantas Polres Makota AKP Ady Nugroho ikut melakukan razia.
“Untuk hasil operasi hari keempat, jajaran Polres Makota menertibkan sekitar 244 kendaraan yang melakukan pelanggaran, baik itu STNK, SIM maupun kelengkapan berkendara,” kata Ady kemarin.
Dalam operasi, Polres Makota mengerahkan seluruh anggota Satlantas yang biasa berjaga di pos Pantau untuk meningkatkan ketertiban pengguna jalan. Misalnya saja, cewek pengendara motor KH 5131 TA yang tidak mengenakan helm. Karena sudah tertangkap basah, dia manut-manut saja disuruh Polantas yang melakukan penghentian kendaraan.
Hasil operasi di Landungsari mencapai 244 pelanggar. Sedangkan, operasi Klojen mencapai 52 pelanggar, Blimbing 25 pelanggar, Kedungkandang 50 pelanggar, Lowokwaru 25 pelanggar dan Sukun 29 pelanggar. Jika ditotal, maka pelanggaran lalu lintas mencapai 425 pelanggar yang ditilang Satlantas Polres Makota.
“Mayoritas pelanggaran, dilakukan oleh kendaraan roda dua yang tidak membawa kelengkapan surat, atau kelengkapan berkendara seperti helm,” tegas Ady.
Dia mengatakan, operasi tersebut bertujuan untuk menertibkan lalu lintas Kota Malang. Landungsari dipilih sebagai titik operasi utama karena daerah tersebut merupakan titik padat arus keluar maupun arus masuk Kota Malang.
“Di luar operasi, petugas Satlantas setiap hari tetap melakukan operasi dan razia di titik rawan pelanggaran. Tujuan kita adalah untuk meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban pengguna jalan. Kita tidak mau ada nyawa hilang di jalanan Kota Malang. Harus ditekan angka kecelakaan,” tutupnya.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :