Komplotan Pencuri di Kasembon Ditangkap

 
BATU - Jauh-jauh dari Kabupaten Jombang, tiga orang warga Jombang ini datang ke Kecamatan Kasembon untuk berbuat kejahatan. Ironisnya, dalam aksi kejahatannya mereka melibatkan anak dibawah umur. 
Tiga warga ini adalah Abdul Rohman Rohim, 37 tahun, Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Saiful Bahroni, 29 tahun, Dusun Sedati, Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kab Jombang dan Slamet Budiono, 38 tahun, Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng.
Sementara satu anak dibawah umur adalah MS, 17 tahun, warga Ngoro, Kabupaten Jombang kini diproses sesuai dengan UU Perlindungan Anak oleh unit Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batu.
"Penangkapan terhadap pelaku pencurian cabe ini terungkap berkat informasi cepat dari warga," terang Wakapolres Batu, Kompol Nurmala. 
Saat itu warga melihat ada sinar di tengah areal persawahan cabe saat akan ke sungai. Warga ini pun melaporkan hal ini ke warga yang lain, kemudian warga pun melihat apa yang terjadi di areal persawahan Dusun Bejirejo, Desa Kasembon, Kecamatan Kasembon. Saat daiamati, ternyata di dalam sawah tersebut ada kurang lebih empat orang.
Saksi pun berangsur-angsur meninggalkan sawah dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kasembon. Petugas Polsek Kasembon pun meluncur ke tempat kejadian perkara dan melakukan pengepungan.
Penangkapan ini berhasil menangkap keempat pelaku. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga kantong plastik cabe berukuran sedang berisi cabe sebanyak 20 kilogram, satu sak ukuran kecil dan satu tas kresek berukuran sedang.
Serta dua motor, yakni motor Grand S 5038 XE dan Suzuki Shogun yang dipergunakan untuk sarana kejahatan. 
"Keempat tersangka ini melakukan pencurian cabe dengan menyaru sebagai pencari bekicot," ujar Nurmala.
Saat ditangkap petugas, kawanan ini sempat mengelak telah mencuri cabe, mereka beralasan mencari bekicot. Namun setelah ditunjukkan bukti-bukti, akhirnya keempat tersangka mengakui sudah melakukan pencurian. Cabe ini rencananya akan dijual seharga Rp 8000 perkilogram di Pasar Jombang.  (dan/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :