magista scarpe da calcio Balekambang Tewaskan Warga Lokal


Balekambang Tewaskan Warga Lokal


MALANG - "Anakku...anakku," ucap seorang pria paruh baya, sembari menangis saat melihat tubuh Didik Lestari (24 tahun), digotong oleh petugas dan relawan dari tepi Pantai Balekambang, Minggu (5/11) siang. Pria itu, ditenangkan oleh beberapa orang kerabatnya. Tak lama kemudian, ia langsung diajak menjauh dari jenazah.
Didik, adalah warga Dusun Sumberagung, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur. Ia satu dari dua korban tenggelam di Pantai Balekambang. Tubuhnya terbawa ombak ke tengah laut, tergulung ombak besar. Ia tidak bisa diselamatkan, nyawanya tak tertolong. Balekambang menewaskan warga lokal Bantur.
Temannya, Aldi  (17 tahun), warga yang sama berhasil diselamatkan saat tergulung ombak. Saat ini, Aldi dirawat di Puskesmas Bantur. Ia belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya yang lemah dan masih shock.
"Mereka tadi sedang mandi di pinggir pantai, tiba-tiba langsung tergulung ombak," kata Singkrih, warga Desa Srigonco, Bantur salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Minggu pagi sekitar pukul 09.00, Didik bersama Aldi, pergi ke Pantai Balekambang, yang ada di Desa Srigonco, Bantur. Ia berangkat dengan berboncengan sepeda motor. Setiba di lokasi, keduanya tidak langsung mandi.
Mereka terlebih dahulu bertemu dengan beberapa temannya. Bahkan mereka sempat bercanda dan ngobrol.
Sekitar pukul 10.00, Didik lantas mengajak Aldi, mandi bermain air di tepi pantai. Tidak ada tanda-tanda kalau akan ada ombak besar datang, yang akan menggulung mereka.
Sekitar satu setengah jam bermain air, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menghantam tubuh mereka. Mungkin karena tidak siap dan tidak bisa berenang, tubuh mereka langsung terbawa ke tengah. Pengunjung dan teman-temannya yang mengetahui lantas  berteriak minta tolong pada penjaga pantai.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas berusaha menolong mereka. Hanya Aldi yang berhasil diselamatkan dan dibawa ke tepian. Sedangkan tubuh Didik, saat hendak ditolong sudah tenggelam.
Aldi yang kondisinya tidak sadarkan diri, segera dilarikan ke Puskesmas Bantur, untuk mendapat pertolongan. Sedangkan petugas lainnya, melanjutkan pencarian terhadap tubuh Didik. Sebagian lainnya, melaporkan ke petugas Polsek Bantur dan memberitahu pihak keluarga korban.
Upaya pencarian pun akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 12.45, tubuh Didik terlihat mengambang di tengah laut, berjarak sekitar 50 meter dari lokasinya tenggelam. Petugas pun segera mencari peralatan untuk mengevakuasi tubuhnya.
Begitu berhasil ditangkap, tubuh Didik lantas dibawa ke tepi pantai. Kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Dari mulutnya sudah mengeluarkan busa, karena banyak kemasukan air. Selanjutnya, tubuh korban dibawa ke Puskesmas Bantur.
"Kami sudah berkoordinasi dengan keluarganya, namun mereka menolak dilakukan otopsi. Keluarga hanya berkenan visum luar saja. Mereka menerima kematiannya sebagai musibah, dan meminta jenazah segera dibawa pulang ke rumah duka," terang Kapolsek Bantur, AKP Yatmo.
Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit, menambahkan kalau kondisi korban yang selamat sudah mulai membaik. Namun pihaknya masih belum bisa meminta keterangan karena kondisinya yang masih lemah.
"Lokasi korban tenggelam ini berada di sebelah barat, sekitar depan lokasi penginapan. Kejadian orang tenggelam di sekitar itu memang sering terjadi, namun meski sudah sering kali diingatkan pengunjung masih tetap saja mandi ke tengah laut," papar Sigit.
Kepala Desa Bandungrejo, Marlin, mengatakan bahwa nama asli korban adalah Didik Lestari. Sebelumnya dalam laporan ke polisi adalah Didik Mulyadi.
Korban adalah anak tunggal pasangan Nurhadi dan Suminten. Sebelum diketahui tenggelam, korban memang berpamitan pergi ke Pantai Balekambang. Keluarga mendapat informasi kalau korban tenggelam dari temannya.
"Jenazahnya sore tadi (kemarin sore, red) langsung dimakamkan. Keluarga saya dampingi membuat surat pernyataan tertulis menolak dilakukan otopsi," tutur Marlin(agp/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top