Ribuan Pengendara Motor Ditilang

 
MALANG - Kesadaran masyarakat Kabupaten Malang untuk mentaati peraturan lalulintas, masih kurang. Banyak yang masih melanggar aturan. Hasil Operasi Zebra 2017 yang digelar Polres Malang selama enam hari kemarin, menjadi bukti bahwa pelanggar lalin sangat tinggi.
Berdasarkan data Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Malang, selama enam hari telah menindak sebanyak 3707 pelanggar lalulintas. Mulai tanggal 1 - 6 Nopember kemarin. Semua pelanggar tersebut yang mendapat tindakan tegas, berupa tilang. 
"Jumlah pelanggar yang paling banyak terjaring adalah hari ini (kemarin, red), yakni sebanyak 847 pelanggar. Untuk hari pertama Operasi Zebra 2017, sebanyak 525 pelanggar yang kami tilang," ungkap KBO Satlantas Polres Malang, AKP Edi Purnama.
Menurutnya, masih tingginya angka pelanggaran ini, karena Kabupaten Malang merupakan daerah yang luas. Sehingga setiap waktu, pasti bisa terjadi pelanggaran lalulintas. Termasuk kejadian kecelakaan lalulintas yang masih mendominasi.
"Terjadinya kecelakaan lalulintas ini, diawali karena terjadinya pelanggaran. Pengendara motor ataupun mobil yang menyalahi aturan inilah, yang kami tertibkan dengan tegas," ujarnya.
Dikatakannya, ada tiga titik jalur black spot yang menjadi lokasi rawan terjadinya kecelakaan. Yakni Jalan Thamrin Lawang, Jalan Raya Karangploso serta Jalan Raya Genengan Pakisaji. Selama Operasi Zebra 2017 berlangsung sampai 14 Nopember, tiga lokasi tersebut harus tidak boleh terjadi kecelakaan.
Tiga titik jalur black spot itu, menjadi prioritas utama untuk penegakkan hukum dalam Operasi Zebra 2017. Karena setiap waktu dan jam tertentu, ada beberapa personil yang ditempatkan."Termasuk ada pos pantau, patroli rutin dan pemasangan banner imbauan," tuturnya.
Pelanggar yang terjaring razia Operasi Zebra 2017, kebanyakan karena kendaraan yang tidak lengkap dan terlihat kasat mata. Seperti kendaraan protolan, tidak memakai helm serta pelanggaran yang bisa berakibat terjadinya kecelakaan.
"Selain itu juga karena kelebihan muatan, menerobos lampu merah dan melanggar marka. Sedangkan untuk kelengkapan surat tidak begitu banyak," jelasnya.(agp/jon)

Berita Lainnya :