magista scarpe da calcio Kecewa Putusan Sela, Minggu Depan Hakim Periksa Chandra


Kecewa Putusan Sela, Minggu Depan Hakim Periksa Chandra

 
MALANG – Hakim PN Malang, Rightmen H Situmorang memutuskan untuk menolak eksepsi Timotius Tonny Hendrawan alias Apeng 53 tahun dalam putusan sela, siang kemarin. Rightmen memerintahkan persidangan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi korban sekaligus pelapor Chandra Hermanto, kakak ipar Apeng.
Kuasa hukum Apeng, Sumardhan SH menyatakan kecewa dan protes terhadap putusan sela yang diberikan hakim Rightmen. Dia mempermasalahkan pokok eksepsinya yang tidak ditanggapi JPU maupun hakim.
“Kenapa tidak dijelaskan soal masa tahanan klien saya, yang ditahan Polda 21 hari, tapi dalam surat dakwaan tidak disebut ditahan,” kata Mardhan kepada wartawan, usai sidang, siang kemarin.
Dia juga mempersoalkan sikap jaksa maupun hakim yang tidak mempedulikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polda Jatim, yang menunjuk adanya dua tersangka lain. Mardhan menyebut putusan sela tidak membuat berhenti sebuah perkara, tapi meluruskan apa yang tidak nampak dalam BAP.
“Kami melihat ada yang tidak benar, putusan eksepsi bukan membuat berhenti tapi meluruskan apa yang seharusnya muncul sebagai fakta persidangan. Eksepsi kami adalah untuk memunculkan yang tidak nampak sebelumnya,” jelas Mardhan yang juga advokat kantor pengacara Edan Law itu.
Karena itulah, Mardhan siap memakai haknya sebagai kuasa hukum Apeng, untuk melakukan tindakan di luar sistem persidangan saat ini. Yakni, melapor ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung tentang putusan sela yang dianggapnya tidak adil dan mengesampingkan hak kliennya untuk membela diri.
“Kami akan pakai hak klien kami, di luar peradilan, untuk melapor ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung,” jelasnya.
Sementara itu, menurut Mardhan, agenda sidang berikutnya digelar minggu depan. Sidang pemeriksaan saksi pelapor dugaan penipuan penggelapan Apeng, Chandra Hermanto.(fin/jon)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top