Ratusan Ban Bekas terbakar


 
BATU - Kebakaran hebat terjadi di sebuah gang yang berada di Hotel Aster dan Proyek Pembangunan hotel Alpine di Jl Trunojoyo, kemarin sekitar pukul 13.30. Tidak hanya asap tebal mengepul bercampur dengan bara api yang cukup besar, bau sangit karet terbakar begitu keras.
Hingga membuat tamu Hotel Aster yang sedang meeting tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) tersebut semburat keluar dari ruangan untuk menyelamatkan diri. Tiga mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Batu diturunkan untuk memadamkan si jago merah.
Kurang dari 10 menit, api sudah berhasil dijinakkan dan tidak sampai merembet ke Hotel Aster maupun ke lokasi proyek pembangunan hotel Alpine yang saat itu dipenuhi pekerja. Ternyata yang terbakar adalah ratusan ban bekas yang menumpuk di jalan.
Tidak jauh dari lokasi kebakaran, terdapat sisa-sisa bangunan bekas warung Soto dan Tambal Ban yang menurut keterangan warga sekitar baru saja dibongkar oleh pihak desa/kelurahan.
Beberapa saksi mata awalnya tidak menyangka terjadi kebakaran tersebut. Seperti Dwi Endang Purnomowati, Manajer Hotel Aster saat itu sedang duduk-duduk bersama pegawainya Kristiyono. 
“Kita berdua awalnya mengira kalau asap itu adalah debu proyek pembangunan hotel, saat kita cek teryata asap dan tahu-tahu api sudah sangat besar,” ujar dia. 
Beberapa pekerja Hotel Aster bersama pekerja proyek pembangunan hotel Alpine mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api tidak kunjung padam, malah semakin membesar karena angin saat itu bertiup cukup kencang. 
“Saya mengira kalau merembet ke jaringan kabel milik kita, ini tadi kita cek Alhamdulillah tidak terkena api,” papar Endang.
Ia membenarkan kebakaran ini sempat membuat tamu hotel yang sedang metting panic, namun kondisi ini tidak berlangsung lama. Tiga mobil PMK milik Pemkot Batu sudah tiba di lokasi kejadian.
Santoso Wardoyo, Kabid Operasional, Dinas Penanggulangan Kebakaran Pemkot Batu mengatakan pihaknya sudah melakukan investigasi kebakaran dan mengamankan beberapa barang yang diduga menjadi sumber pertama kebakaran. 
“Yang terbakar adalah tumpukan ban bekas, hasil investigasi disebabkan karena salah satu kelalaian,” ujar Santoso.
Ia menduga ada seseorang membakar sampah kemudian merembet ke tumpukan ban karena angin yang begitu kencang. Ia memastikan kebakaran ini bukan disebabkan karena seseorang membuang punting rokok sembarangan, karena ban merupakan benda yang tidak mudah tersulut rokok.
Meski demikian, Santoso mengatakan pihaknya tidak bisa menyimpulkan kebakaran ini karena kesengajaan atau tidak.
“Kita belum bisa menyimpulkan kesengajaan atau tidak kebakaran itu, itu sudah menjadi rana penyelidikan polisi,” ujarnya.
Kerugian dari kebakaran ini hanyalah ban bekas, serta kabel listrik tegangan tinggi yang melintang diatas tempat kejadian perkara. Santoso mengatakan sesuai dengan prosedur, meski dari pemeriksaan kasat mata, tidak ada kerusakan pada kabel listrik tegangan tinggi, namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan PLN. 
Sementara itu AKP Arinto, Kapolsek Batu ketika dikonfirmasi masalah ini mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut. (dan/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...