Polisi Bekuk Pengusaha Persewaan Mobil


 
MALANG - Satreskrim Polres Malang Kota (Makota) kembali menangkap pelaku penggelapan. Yakni Alam Sangkan, 28, warga Jalan Sumbersari 1A Malang. Ia diketahui menggelapkan tujuh mobil, satu sertifikat rumah dan uang sejumlah Rp 135 juta.
Kapolres Makota, AKBP Hoiruddin Hasibuan mengatakan, Alam masuk dalam radar polisi setelah korban pemilik rental mobil melapor ke Satreskrim Polres Makota.
“Dia awalnya menyewa satu mobil kepada korban,” paparnya. 
Lalu dengan alasan butuh tambahan unit mobil, dia menelepon kepada pemilik rental untuk menyewakan dua mobil lagi.
“Ternyata, mobil-mobil ini diduga digadaikan oleh dia,” kata Hoiruddin kepada wartawan, kemarin.
Polisi menyita lima mobil dari tujuh kendaraan yang digelapkan oleh pria dengan pendidikan Diploma 1 itu. Yakni, Nissan X Trail N 1367 AR, Daihatsu Xenia 1797 FF, Toyota Avanza W 1662 RI, Daihatsu Xenia N 1058 CJ serta Daihatsu Sigra N 1322 JW. 
Satu barang bukti, dilimpahkan ke Polres Tulungagung, sedangkan satu mobil lain masih dicari keberadaannya. Polres Makota memakai laporan korban yang berinial MRH, 35 warga Dusun Krajan, Desa Sumberpasir, Pakis.
Korban menyewakan mobilnya, Toyota Avanza W 1662 RI kepada tersangka.
“Tiap mobil, tersangka berani membayar sewa bulanan, satu unitnya Rp 5 juta,” tambah Kapolres. Sukses mengelabui korban, tersangka lalu menggadaikan atau menjaminkan mobil untuk jaminan utang. 
Sadar bahwa mobilnya tak kunjung kembali dan tersangka hilang tanpa jejak, korban melapor pada 1 Oktober, dan akhirnya tertangkap pada 20 Oktober 2017 lalu di sebuah apotik di Pacitan. Kepada petugas, Alam memang menggadaikan mobilnya ke orang lain. 
“Digadaikan ke temannya di kawasan Muharto, Pakis, Buring dan Tuban. Satu kali gadai, bisa puluhan juta rupiah. Dia yang kesehariannya wiraswasta rental mobil dan tour guide, melakukan kejahatan ini untuk kebutuhan hidup serta pelunasan utang,” tambah dia.
Salah satu korban, M Syaiful Basri, 41 tahun warga Arjosari menyebut bahwa dia tidak menyangka tersangka akan menggelapkan mobilnya. Menurut Syaiful, tersangka terlebih dahulu meraih kepercayaan korban dengan menyewa kendaraan berkali-kali.
“Dia sudah terbiasa sewa ke saya, sehingga saya percaya-percaya saja ketika dia mau sewa lagi. Tapi ternyata saat melakukan sewa kali terakhir, mobilnya tak kembali dan dia hilang,” tegas Syaiful. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :