Edarkan Pil Koplo di Pakis

 
MALANG – Peredaran narkotika jenis pil koplo masih marak di wilayah Kabupaten Malang. Akhir pekan lalu, Unit Reskrim Polsek Pakis, menangkap dua orang pengedar pil koplo jenis dobel L. tersangkanya M Fikri Hakim, 22, warga Desa Bunut Wetan, Pakis serta Mustakim, 34, warga Desa Asrikaton, Pakis.
“Mereka ditangkap secara terpisah. Kali pertama yang diamankan adalah Hakim, kemudian berkembang ke tersangka Mustakim,” ujar Kapolsek Pakis, AKP Hartono.
Menurut mantan Kapolsek Tumpang ini, kedua tersangka ini sudah lama masuk dalam target operasi (TO). Mereka adalah pengedar pil koplo yang selama ini meresahkan masyarakat sekitar Kecamatan Pakis. Sasaran edarannya, adalah anak remaja serta pelajar sekolah.
“Keduanya tidak satu jaringan. Namun mereka sama-sama mengedarkan pil koplo. Mereka kami jerat dengan Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” tuturnya.
Penangkapan kedua tersangka ini, lanjut Hartono, berawal dari informasi masyarakat. Warga mengeluhkan kalau di wilayah Pakis, marak beredar pil koplo. Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menyelidikinya dan berhasil menangkap M Fikri Hakim, di jalan Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Pakis.
Barang bukti yang diamankan dari Fikri adalah 5 bungkus plastik pil dobel L setiap bungkus berisi 1000 butir, 74 tik masing-masing berisi 9 butir, dua buah HP serta uang tunai sebesar Rp 1,75 juta.
Dari penangkapan Hakim ini, selanjutnya dikembangkan dengan berhasil menangkap Mustakim di Jalan Raya Dusun Urek-urek, Desa Asrikaton, Pakis. Barang buktinya dua tik masing-masing berisi 9 butir, sebuah HP serta uang tunai sebesar Rp 50 ribu. “Kami masih kembangkan kasusnya, karena kemungkinan masih ada pelaku lainnya. Termasuk pemasok pil koplo yang belum tertangkap,” paparnya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :