Gadis Poncokusumo Hilang Misterius


 
MALANG - Siti Aisyah, 15, remaja asal Desa Ngadireso, Poncokusumo, dikabarkan hilang meninggalkan rumah sejak 3 Oktober lalu. Sudah sebulan lebih, anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Warsono - Sujiati ini, belum diketahui keberadaannya. 
Keluarga sudah melaporkan hilangnya gadis lulusan SMP ini ke polisi.
“Kami sudah melaporkan ke polisi. Karena terhitung lebih dari sebulan masih belum ketemu. Nomor HP-nya juga tidak bisa dihubungi," ujar Ida Wilujeng, paman korban.
Menurutnya, pada 3 Oktober lalu sekitar pukul 15.00, datang tiga orang perempuan ke rumah korban. Dua orang diketahui keturunan Cina, satu lagi diketahui bernama Tutik, warga Kecamatan Poncokusumo.
"Mereka datang dengan mengendarai mobil, diantarkan oleh Anip yang masih saudara kami," tutur Ida Wilujeng.
Mereka mengaku sebagai penyalur tenaga kerja. Ketiganya menawarkan korban untuk bekerja pada sebuah rumah tangga di wilayah Puncak Dieng. Namun saat itu, korban dan orangtuanya menolak dengan santun.
Karena korban tidak mau, akhirnya ketiganya pulang. Termasuk Anip, saudara korban yang mengantarkan. Namun selang 30 menit kemudian, dua wanita keturunan Cina serta Tutik datang lagi ke rumah korban. 
"Saat itu Anip, tidak ikut lagi," katanya.
Ketika datang lagi ini, mereka langsung mengajak korban untuk bekerja. Namun tiba-tiba korban yang sebelumnya menolak, langsung bersedia. Termasuk orangtua Siti Aisyah juga mengizinkan.
"Waktu datang lagi, seperti orang terkena hipnotis. Karena tiba-tiba saja langsung mau ketika diajak kerja," ucapnya.
Semenjak diajak itu, keesokan harinya HP korban sudah tidak bisa dihubungi. Keluarga sudah berusaha mencari keberadaannya juga tidak ada yang tahu. Setelah sebulan lebih, akhirnya hilangnya Siti Aisyah ini dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Keluarga berharap supaya korban bisa cepat ditemukan. Karena keluarga khawatir dengan keselamatan korban," urainya.
Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto, membenarkan adanya laporan anak hilang tersebut. Saat ini pihaknya masih menyelidiki keberadaan korban dengan meminta keterangan beberapa orang saksi. (agp/mar/jon)

Berita Lainnya :

loading...