Layani Penombok, Bandar Dadu Disergap


 
MALANG - Unit Reskrim Polsek Lawang, Kamis (9/11) malam menggerebek arena judi dadu di sebuah lahan kosong di Jalan Dr Cipto, Desa Bedali, Lawang. Polisi mengamankan seorang bandarnya. Yakni Wiyono, 57, warga Dusun Wonosari, Desa Sukodono, Dampit.
Sebagai barang buktinya, polisi mengamankan seperangkat alat judi dadu  serta uang sebesar Rp 440.000.
"Ketika kami tangkap, tersangka sedang asyik melayani para penomboknya," ujar Kanitreskrim Polsek Lawang, Iptu Hadi Puspito.
Penggerebekan judi dadu berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan kalau di perkarangan kosong di belakang rumah tinggal warga, sering menjadi lokasi perjudian. Warga resah karena keberadaan judi tersebut sangat mengganggu.
Berdasarkan informasi itu, polisi langsung menindaklanjutinya. Begitu benar ada arena perjudian dadu, petugas langsung menggrebek. Sayang, para penombok yang mengetahui kedatangan polisi berhasil kabur.
“Ketika kami datang, penomboknya langsung semburat dan kabur semuanya. Tersangka juga sempat berniat kabur, namun lebih dulu kami tangkap,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini.
Ketika diperiksa, Wiyono mengaku kalau judi dadu tidak setiap hari digelar. Pria yang bekerja sebagai sopir truk ini, mengatakan menggelar judi dadu ketika semua teman-temannya berkumpul dan tidak ada kegiatan.
“Tidak setiap hari. Hanya ketika ada waktu luang sembari menunggu muatan saja. Itupun hanya iseng untuk mengisi waktu luang,” tutur Wiyono, sembari mengatakan kalau alat judi dadu tersebut dibawa dari rumahnya. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...