Gembong Penipuan dan Penggelepan Diciduk

 
MALANG – Masyarakat yang pernah menjadi korban penipuan Yunus Harianto alias Cece, 42, mungkin segera menghubungi Polsek Karangploso. Warga Desa Galsari, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan ini, berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Karangploso. Cece ditangkap karena kasus penipuan dan penggelapan.
Korbannya adalah Sri Hayati, 20 tahun, warga Dusun/Desa Bocek, Kecamatan Karangploso. Tersangka melakukan penipuan pada pertengahan Oktober 2017 lalu, dengan mendatangi toko milik korban.
“Tersangka ini kami tangkap di sekitar Jalan Ciliwung Kota Malang. Ketika kami amankan, ia sedang naik motor untuk mencari korban sasaran penipuan berikutnya,” terang Kanitreskrim Polsek Karangploso, Aiptu Engkos Kosasih, sembari mengatakan bahwa korban penipuan Cece ada banyak.
Pada Oktober 2017 lalu, tersangka datang ke toko milik korban. Kedatangannya dengan berpura-pura belanja pakaian. Pertama tersangka meminta korban untuk diambilkan pakaian busana muslim. Setelah dilihat-lihat, oleh tersangka dikembalikan lagi kepada tersangka.
Selanjutnya, meminta diambilkan kain sprei sebanyak 16 potong serta 9 potong sarung bantal berbagai merek kepada korban. Begitu barang-barang yang diminta diserahkan, oleh tersangka lalu dimasukkan ke dalam tas plastik warna merah. Tersangka lantas meminta nomor HP pada korban serta nota pembelian.
Begitu nota pembelian diserahkan, tersangka langsung pergi. Ia mengatakan kalau tersangka sudah membayar pada korban. Tak lama setelah tersangka kabur, korban baru menyadari telah tertipu. Selanjutnya melaporkannya kepada petugas Polsek Karangploso.
“Berdasarkan laporan korban itulah, kami lantas menyelidiki dan berhasil menangkap tersangka saat di Kota Malang. Barang buktinya adalah sepeda motor Honda Supra L 2105 PT yang menjadi sarana beraksi serta nota barang yang dibawa oleh tersangka,” jelas Engkos.
Dalam pemeriksaan, tersangka Cece mengaku telah melakukan penipuan di sejumlah tempat. Selain di Kabupaten Malang, juga beberapa toko di Kota Malang. Barang hasil penipuan dijual lagi oleh tersangka. 
“Uangnya untuk makan dan membeli kebutuhan sehari-hari,” tutur tersangka Yunus Harianto alias Cece.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :