Pergi ke Sawah, Ditemukan Tak Bernyawa

 
MALANG – Kematian Jasiman, Minggu malam menggegerkan warga Dusun Sawun, Desa Jedong, Kecamatan Wagir. Pria berusia 61 tahun tersebut, ditemukan tak bernyawa di aliran irigasi sawah, dekat rumahnya. Dugaannya, korban meninggal dunia karena sakit epilepsi yang dideritanya.
Usai dievakuasi, jenazahnya langsung dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Mereka menerima kematiannya sebagai musibah, dengan membuat surat pernyataan secara tertulis.
Apalagi, dari hasil olah TKP serta evakuasi di tubuhnya, sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena sakit yang dialaminya.“Keluarga memastikan kalau korban memang memiliki riwayat sakit epilepsi,” ujar Kanitreskrim Polsek Wagir, Ipda Anwari Sidik.
Pagi hari sekitar pukul 08.00, korban diketahui pergi dari rumah. Ia berpamitan untuk ke sawah. Sampai siang hari, korban masih belum pulang. Sunik, 53, istrinya masih belum menaruh curiga.
Baru sore hari, ternyata korban tak kunjung pulang. Sunik sempat menanyakan kepada tetangganya tidak ada yang tahu. Karena sampai malam hari, juga belum pulang akhirnya Sunik memberitahu Tomo, tetangganya. 
Kabar hilangnya korban itupun langsung menyebar ke warga lainnya. Selanjutnya, bersama-sama dengan warga serta perangkat desa melakukan pencarian. Sekitar pukul 20.00, tubuh korban akhirnya ditemukan terkelungkup di saluran irigasi.
Dugaannya, saat pergi ke sawah tersebut, penyakit epilepsinya kambuh hingga jatuh ke aliran irigasi. Lantaran tidak ada yang mengetahui, korban pun meninggal dunia. Warga yang menganggap kematian korban tidak wajar, lantas melaporkannya ke petugas Polsek Wagir.
“Dari keterangan istri serta keluarga lainnya, korban selama ini memang memiliki riwayat sakit epilepsi. Kemungkinan saat keluar rumah, sakinya kambuh dan tidak tertolong,” tutur mantan Kanitreskrim Polsek Pakisaji ini.(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :