magista scarpe da calcio Ngaku Sales Sofa Ngembat Kunam


Ngaku Sales Sofa Ngembat Kunam


MALANG – Masyarakat Merjosari heboh pagi hari. Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang pria bernama Eko Sugeng Prasetyo, 31 tahun warga Curah Ampel RT 06 RW 02 Ampeldento Pakis, tertangkap tangan mengambil burung murai milik Dwiki Nur Alfian, 19 tahun, warga Jalan Joyosuko.
Eko tertangkap setelah Dwiki pemilik binatang kunam jenis Murai Bordan, hilang dari sangkarnya. “Setelah memandikan Murai, saya mengantar emak ke pasar dan kembali ke rumah. Saya duduk-duduk di depan gang, lalu mendengar suara kratak-kratak, ciri suara burung Murai. Saat saya lihat sangkar di depan rumah, burung Murai sudah hilang,” kata Dwiki kepada Malang Post.
Dwiki langsung memanggil ayahnya yang sedang berada di dalam rumah dan berteriak bahwa Murai Bordan miliknya hilang. Sempat tidak percaya, sang bapak yang keluar rumah, kaget melihat sangkar burung sudah kosong. Tapi, tidak lama kemudian, Eko terlihat mengendap-endap di ujung lompongan gang, sembari membawa sangkar burung yang sudah ditutup kain.
Tanpa pikir panjang, Dwiki dan ayahnya langsung meneriaki Eko maling dan menangkapnya. Saat kain penutup sangkar burung dibuka, Dwiki melihat peliharaannya. Eko yang tertangkap basah tak bisa mengelak. Masyarakat sekitar yang penasaran dengan teriakan maling, berkumpul dan ikut mencegah Eko melarikan diri.
Warga langsung menelepon Polsek Lowokwaru yang datang sesaat setelah menerima laporan. Dari data yang dihimpun, Eko adalah pengangguran lulusan SMA kejar paket C. Dia biasa ikut perlombaan burung di gantangan-gantangan. Hasil interogasi polisi, Eko tidak kali ini saja melakukan pencurian burung.
Dengan modus operandi memperkenalkan diri sebagai sales sofa, dia berkeliling dari kampung ke kampung mencari target tanpa menimbulkan kecurigaan. Setelah menemukan target yang ditentukan, Eko melihat sekeliling, sebelum akhirnya ngembat kunam milik warga. Kepada polisi, Eko mengaku mencuri di beberapa titik.
Seperti Jalan Galunggung dan Jalan Candi Panggung. Burung curiannya berjenis Jalak dan Lovebird. Kapolsek Lowokwaru, Kompol Untung Bagyo menyebut pelaku mengaku barang bukti curian burung, disimpan semua di rumahnya Ampeldento Pakis. “Masih dilakukan pengembangan dan penyidikan,” tutup Untung dikonfirmasi sore  di Polsek Lowokwaru.(fin)

Berita Lainnya :