Polsek Klojen Buru Petunjuk Pembuang Bayi Bareng


MALANG – Polsek Klojen terus mengejar petunjuk tentang wanita pembuang bayi di sungai Bareng Kartini gang 3G Kelurahan Bareng Klojen, Senin lalu. Bayi jenazah berjenis perempuan yang sudah menjalani visum et repertum di KM RSSA Malang, menjadi satu-satunya sumber petunjuk bagi penyidik untuk mencari pelaku.
Kapolsek Klojen, Kompol Andi Yudha Pranata mengatakan anggota Reskrim masih melanjutkan penyelidikan terkait kasus ini.
“Kita sudah mendatangi lokasi kejadian, dan olah TKP. Kita mencari dan memeriksa saksi-saksi yang ada, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis, utnuk mengumpulkan petunjuk,” kata Andi kepada Malang Post.
Polisi mendorong warga masyarakat yang mencurigai gerak-gerik orang di sekitar sungai Bareng selama satu pekan ini, untuk melapor ke Polsek Klojen. Karena, segala informasi yang bisa memberi petunjuk penting, bakal mengungkap kasus temuan jenazah bayi pada Senin 13 November pukul 16.00 WIB ini.
Polisi sendiri menduga bahwa bayi ini merupakan hasil hubungan di luar nikah yang dibuang begitu selesai dilahirkan.
“Kami mengimbau masyarakat, untuk melapor bila perah melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan, di daerah sekitar sungai. Penyelidikan masih dilakukan,” sambung Andi, yang memiliki pangkat satu melati emas di pundaknya  itu.
Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dengan tali pusar yang masih belum dipotong, menggegerkan warga Bareng Kartini Senin lalu. Bayi tersebut kali pertama ditemukan oleh dua orang pencari ikan, atas nama Djoko dan Hendrik Pramudianto. Keduanya sedang berburu ikan, ketika melihat ada sesuatu yang tersangkut di karamba sungai.
Setelah mendekat, mereka kaget ketika melihat bayi yang sudah meninggal di sungai. Bayi ini sendiri ditemukan dalam kondisi terlentang menyamping. Sebelumnya, kasus pembuangan bayi kerap kali terjadi di Kota Malang, utamanya di kawasan Lowokwaru.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...