magista scarpe da calcio Ops Zebra, Roda Dua Paling Mokong


Ops Zebra, Roda Dua Paling Mokong


MALANG – Satlantas Polres Makota ‘panen’ pelanggaran dalam operasi Zebra Semeru 2017 yang dihelat selama dua pekan terakhir. Mulai tanggal 1 sampai 14 November 2017, Polantas menilang 6327 kendaraan. Kenaikan pelanggaran ops Zebra Semeru ini, mencapai sekitar 54 persen dibandingkan tahun 2016 lalu yang jumlah pelanggaran adalah 4100 kendaraan.
Kasatlantas Polres Makota, AKP Ady Nugroho mengatakan, Ops Zebra digelar demi menekan angka kecelakaan di jalanan Kota Malang.
“Jumlah pelanggaran yang terjaring Ops Zebra 14 hari, lebih dari 5000. Kita lakukan operasi, demi menekan angka kecelakaan,” kata Ady kepada wartawan.
Perwira dengan tiga balok emas di pundaknya ini mengatakan Ops Zebra memang sudah berhenti. Namun, operasi rutin di jalanan Kota Malang akan digelar secara rutin, untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, Ady menyebut kecelakaan lalu lintas, selalu berawal dari pelanggaran lalu lintas.
“Tiap kecelakaan lalu lintas, hampir selalu diawali dengan adanya pelanggaran aturan lalu lintas,” kata perwira asal Grobogan, Jawa Tengah ini.
Jika dirata-rata dari total pelanggaran selama Ops Zebra, maka jumlah pelanggar lalin per harinya adalah 451 orang. Dari hasil operasi, 4246 STNK ditahan oleh polisi.
Selain STNK, polisi juga menahan 1957 STNK, serta 124 kendaraan bermotor yang tidak bisa menunjukkan surat saat dioperasi. Selaini tu, kendaraan roda dua juga mendominasi pelanggaran, dengan jumlah 5920 unit motor. Untuk pelanggaran roda empat, adalah 380 unit dan 27 pelanggaran truk-bus.
Menurut mantan Kasatlantas Polres Bangkalan ini, pengendara roda dua masih menjadi peringkat pertama dalam hal ‘mokong’ di jalan.
“Kendaraan roda dua selalu mendominasi pelanggaran di Kota Malang,” tambah Ady. Selain itu, Satlantas Polres Makota mencatat ada 3397 pelanggar yang berada di usia produktif.
Terutama, kalangan karyawan saat berangkat atau pulang kerja. Sedangkan, pelajar dan mahasiswa mencapai 2272 pelanggaran. Sisa pelanggaran, dilakukan oleh sopir, ASN dan lain-lain. “Kami mengimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati saat berkendara. Musim hujan sudah datang, jalanan semakin licin,” tutupnya.(fin/jon)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top