Warga Majang Tengah Gantung Diri


MALANG - Warga Dusun Kedawung RT 20 RW 03 Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit Kabupaten Malang digegerkan dengan ditemukannya Suparing, 48 tahun, yang menghabis nyawanya dengan gantung diri. Korban bunuh diri mengantung di blandar rumahnya sekitar jam 07.30 WIB akibat depresi yang dialaminya.
Kejadian bunuh diri tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Masudi yang mengatakan kejadian tersebut akibat depresi yang diderita korban.
“Dari para saksi atau keluarga juga mengatakan jika sebelumnya korban sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak dua kali. Namun berhasil diketahui pihak keluarga dan dapat dicegah,” ujar Iptu Sholeh kepada Malang Post.
Iptu Sholeh menjelaskan, pertama kali mengetahui korban tak bernyawa adalah Suprihatin, 47 tahun, istri korban.  Saat itu ia pulang dari sawah bersamaan dengan anaknya Diyon Yonis Pratama 25 tahun, sepulang dari tempat kerjanya.
“Pada saat itulah keduanya memasuki rumah dan mendapati orangtuanya dalam keadaan lehernya menggantung pada seutas tali pada blandar di ruang dapur rumahnya setinggi 2,5 meter,” terangnya.
Kemudian, lanjut Sholeh, istri dan anak korban secara spontan memegangi kaki korban untuk untuk melepas tali yang yang menjerat leher korban. Setelah terlepas keduanya langsung menggendong tubuh korban yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa dibaringkan pada kursi panjang di ruang tengah.
Setelah mengetahui peristiwa tersebut, pihak keluarga dan warga dengan langsung melaporkan ke Polsek Dampit. Menanggapi hal itu, SatReskrim Polsek Dampit bersama petugas medis dari Puskesmas Dampit langsung menuju ke tempat kejadian untuk melakukan oleh TKP.
“Mendapat laporan itu, kami langsung berangkat untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan beberapa bukti seperti tali tampar. Kita juga menegaskan jika perstiwa bunuh diri yang dilakukan oleh Suparing bukanlah pembunuhan, karena tidak ada sama sekali bekas luka di tubuh korban. Selain itu, keluarga korban keberatan jika kita melakukan otopsi. Kita harus menghargai karena pihak keluarga telah membuat surat pernyataan,” tandasnya. (eri/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :