magista scarpe da calcio Staf Kecamatan Wagir Gantung Diri


Staf Kecamatan Wagir Gantung Diri

 
MALANG - Entah karena masalah pekerjaan atau keluarga, Dedy Khurniadi, 58, ASN yang menjadi staf di Kecamatan Wagir, Selasa malam nekat mengakhiri hidupnya. Warga Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir ini, gantung diri di teras samping rumah temannya, di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, dengan menggunakan seutas tali.
Tidak ditemukan bekas tanda kekerasan di tubuhnya. Hasil evakuasi dan olah TKP, korban meninggal dunia murni karena bunuh diri. Usai diturunkan, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka.
"Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, dengan membuat surat pernyataan tertulis. Jenazahnya hanya dimintakan visum luar di Puskesmas Sumberpucung. Untuk motifnya, kami masih menyelidikinya," ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Sri Widyaningsih.
Diperoleh keterangan, Senin (13/11) malam sekitar pukul 22.00, korban bertamu ke rumah Yasmadi. Selain teman Yasmadi ini, sudah seperti saudara bagi korban. Makanya ketika bertamu dan bermalam, korban diterima dengan tangan terbuka.
Keesokan harinya, korban masih sempat ngobrol dengan Yasmadi. Tidak ada tanda-tanda kalau dia akan mengakhiri hidupnya. Bahkan sampai sore, korban juga masih terlihat ceria saat ngobrol dengan saksi.
Sekitar pukul 17.00, korban ditinggal oleh saksi untuk pergi menghadiri acara selamatan tetangganya. Waktu itu, Yasmadi sama sekali tidak menaruh curiga kalau korban akan nekat bunuh diri dengan cara gantung diri.
Baru sekitar pukul 19.00, ketika selesai dari rumah tetangganya Yasmadi pulang, berniat untuk menemui korban. Tetapi saat dicari di dalam rumah tidak ada. Saat melihat ke samping rumah, ternyata tubuh korban sudah tewas tergantung.
Saksi yang ketakutan lantas memberitahu tetangganya. Selanjutnya melaporkan ke perangkat desa dan meneruskan ke Polsek Sumberpucung. Selain itu saksi juga menghubungi keluarganya untuk datang ke rumahnya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top