Pelanggar Naik 1300 Persen


 
MALANG - Angka pelanggaran lalulintas di wilayah Kabupaten Malang dalam Operasi Zebra Semeru 2017, sangat tinggi. Peningkatannya cukup dramatis, dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Jumlah pelanggar meningkat sekitar 1300 persen.
"Dibandingkan dengan tahun lalu, memang ada peningkatan yang cukup tinggi. Ini karena pada giat Operasi Zebra Semeru 2017 kami tekankan untuk menindak pelanggar," ungkap Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, kepada wartawan kemarin.
Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas Polres Malang, jumlah pelanggar yang terjaring razia selama 14 hari sejak 1 November lalu, sebanyak 12.445 pelanggar. Sebanyak 12.414 pelanggar diberi tindakan tegas berupa tilang, sedangkan 31 pelanggar hanya mendapat teguran.
Sedangkan untuk tahun 2016 lalu, jumlah pelanggar yang terjaring sebanyak 1.551 pelanggar. Rinciannya 875 pelanggar ditindak tilang, sedangkan 676 pelanggar diberikan teguran.
"Sementara untuk kasus kecelakaan selama Operasi Zebra Semeru 2017, ada 41 kejadian. Dimana mengakibatkan korban meninggal dunia 4 orang, 10 orang mengalami luka berat dan 47 orang mengalami luka ringan," jelas Ujung.
Dikatakannya, dalam Operasi Zebra Semeru 2017, selain penegakkan hukum yang dikedepankan, juga diimbangi dengan peneguran edukasi. Pelanggar yang terjaring dan tidak fatal mengakibatkan kecelakaan, hanya diberikan teguran.
Selain itu, juga memberikan pendidikan masyarakat (Dikmas) tentang budaya lalulintas, dengan bentuk video yang sudah menjadi viral di media sosial (Medsos) seperti facebook dan instagram. Video tersebut menggunakan bahasa malangan, yang menceritakan karakteristik lokal dan lucu.
"Ternyata pesan lewat video tersebut, sangat mudah dimengerti oleh masyarakat. Dimana tanggapan masyarakat sangat luar biasa, bahwa tertib berlalu lintas sangat perlu. Seperti tidak melawan arus, menggunakan helm standart serta tidak memakai lampu yang menyilau," jelasnya.
Kasatlantas Polres Malang, AKP M Probandono Bobby Danuardi, mengatakan bahwa banyaknya pelanggar yang terjaring Operasi Zebra Semeru 2017, bukan hanya karena meningkatnya jumlah kendaraan.
"Tetapi kami tekankan pada anggota, memberikan tindakan tegas untuk pelanggar. Ini, supaya masyarakat sadar akan pentingnya tertib berlalulintas," papar Bobby.(agp/jon)

Berita Lainnya :