Pelaku Curanmor Beraksi di Kampus UM


 
MALANG – Maling motor beraksi di kampus Universitas Negeri Malang. Rabu lalu, motor Honda Beat tahun 2017 nopol N 4432 ABD raib di area sekitar UKM fotografi Himafo UM. Pemilik sekaligus korban adalah Agus Maulana Akbar 22 tahun warga Jalan Dewandaru Dalam, Tembalangan, Lowokwaru.
Kepada wartawan, Agus yang juga mahasiswa D-2 jurusan Diskomvis Multimedia UM, menyebut dia masih mengendarai motornya pada Rabu pagi hari.
“Pukul 07.00 WIB saya berangkat ke kampus dari rumah. Langsung saya parkir di dekat UKM Fotografi. Setelah parkir saya langsung kuliah sampai jam 10 pagi,” kata Agus kemarin.
Setelah kuliah, Agus melihat motornya masih terparkir nyaman di dekat UKM Fotografi sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu, dia langsung melanjutkan aktivitasnya di kampus bersama teman himpunannya.
Aktivitas kampusnya baru selesai jam setengah 10 malam. Selama kurang lebih 11 setengah jam, dia tak pernah sekalipun memakai motor miliknya ini.
Saat hendak pulang, dia menghampiri lokasi motornya dan kaget. Kendaraan yang baru dibelinya lima bulan lalu itu, sudah raib dari tempat semula. Dia panik dan meminta bantuan kawan-kawannya untuk mencari kendaraannya.
Berkaca pada kasus pencurian motor yang diungkap di UM, Agus menyebut modus yang dia ketahui, adalah memindahkan motor dari parkiran satu ke lokasi parkir yang lain.
“Dulu ada terungkap kasus curanmor, motor diambil lalu diparkir di tempat lain. Karena itu saya mencari dahulu ke parkiran di seluruh UM. Tapi tidak ketemu. Saya juga sudah ke pos Satpam UM untuk laporan tapi pihak keamanan tidak tahu menahu soal kendaraan saya,” tambah pria berkacamata ini.
Dia langsung melapor ke Polsek Lowokwaru, dan diarahkan ke Polres Makota. Kepolisian menerima laporannya dan menyalurkan kejadian ini kepada Unit Ranmor Reskrim Polres Makota. Menurut Agus, ciri-ciri kendaraannya adalah motor Honda Beat warna hitam tahun 2017, dengan pelet hijau stabilo.
“Ada juga tempelan stiker Instagram di bagian slebor belakang,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Polres Makota menindaklanjuti hilangnya kendaraan warga. Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menyebut kepolisian memulai penyelidikan untuk mengungkap kasus pencurian ini.
“Kami pun mengimbau kepada warga, untuk tidak sembrono dalam parkir, juga menambah kunci ganda di kendaraannya, agar tidak sampai jadi korban curanmor. Saat ini, para pelaku punya cara membuka kunci rumah magnet dengan alat tertentu. Kunci standar saja tidak aman,” tutupnya.(fin/jon)

Berita Lainnya :

loading...