magista scarpe da calcio Direktur STSA Jadi Saksi


Direktur STSA Jadi Saksi

 
MALANG - Sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan dalam jabatan mantan pimpinan PT Sapta Tunggal Surya Abadi (STSA), Nanik Indrawati, 53, dihelat Rabu sore. Agenda pemeriksaan saksi, menghadirkan korban pelapor Direktur PT STSA Adji Prajitno dan Hani Irwanto Manager PT STSA.
Di hadapan hakim Isnurul Syamsul Arif SH M.Hum, Adji menyebut bahwa Nanik alias Suparmie, memiliki wewenang dalam mengatur keluar masuk keuangan perusahaan.
“Dia yang mengatur keuangan, alur keluar masuk uang di perusahaan. Sekaligus, ketua tim pembebasan lahan perumahan Citra Garden City,” terangnya.
Saksi yang dihadirkan oleh JPU Suhartono SH itu, menceritakan tentang siapa Nanik dalam perusahaan mitra Ciputra dalam pembebasan lahan Buring, Kedungkandang.
Adji menyebut Nanik bukanlah kasir seperti yang diungkapkan wanita domisili di Pondok Blimbing Indah itu. Sebaliknya, Adji menyebut Nanik adalah Manager Keuangan.
“Nanik adalah salah satu unsur pimpinan di PT STSA Buring, menggantikan Jhoni Wijaya. Jhoni mengundurkan diri dari jabatan pada 2013. Dia ditakuti di perusahaan karena jabatannya. Kalau mengaku kasir, saya rasa itu cuma alibi agar lepas dari jeratan hukum,” ungkapnya. 
Dia berharap Nanik menerima hukuman setimpal atas perbuatannya. Seperti diketahui, Nanik didakwa karena diduga menggelapkan uang perusahaan sebanyak Rp 2 miliar. Dia diduga mengubah harga lahan yang dibebaskan di Buring, dari Rp 2,7 menjadi Rp 4,7 miliar. 
PT STSA melaporkan Nanik, dengan bukti hasil audit perusahaan. Sementara itu, Gunadi Handoko SH MHum kuasa hukum Nanik membantah pernyataan Adji. Menurut Gunadi, kliennya bukanlah ketua tim pembebasan lahan di Buring, seperti yang dinyatakan Adji di hadapan hakim PN Malang. 
“Bukan ketua tim pembebasan. Klien saya Nanik hanyalah kasir yang tidak memegang kuasa dalam perusahaan PT STSA,” sambung advokat yang berkantor di Jalan Semeru itu.
Nanik sendiri didakwa pasal 374 KUHP jo 55 ayat 1 ke 1, Subsider Pasal 374 KUHP Junto 56 KUHP, atau Pasal 378 KUHP Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (fin/mar/jon)

Berita Lainnya :