Korban Kasek Cabul Kemungkinan Bertambah

 
MALANG – Polres Malang masih mengembangkan kasus asusila yang dilakukan M Lukman Hakim, 52, Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu Sekolah Dasar (SD) swasta di wilayah Kecamatan Wagir, yang ditangkap Selasa (14/11) lalu. Polisi menduga korban perbuatan tidak senono warga Desa Kebonagung, Pakisaji ini lebih dari enam orang.
“Kami masih terus kembangkan kasusnya. Dugaan kami, korbannya akan terus bertambah,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Menurut Azi, sejauh ini sudah enam siswi yang mengaku menjadi korban asusila tersangka. Namun dalam pemeriksaan, M Lukman Hakim, ngotot kalau dia hanya melakukan perbuatan tidak senonoh kepada empat siswinya.
Padahal keenam korban yang sudah dimintai keterangan, menegaskan pernah menjadi korban asusila M Lukman Hakim.
“Tersangka ini sudah lama menjadi guru di sekolah tersebut. Kemungkinan korbannya lebih dari enam orang. Apalagi, rata-rata setiap korbannya dilakukan tidak senonoh lebih dari tiga kali,” jelas Azi.
Karenanya, selain terus meminta keterangan saksi-saksi, polisi juga berharap pada orangtua yang anaknya pernah menjadi korban asusila, untuk melaporkan ke Polres Malang. 
“Kalau memang ada yang menjadi korbannya, silahkan lapor kami akan terbuka dan melindungi korbannya,” tuturnya.
Sementara itu, akibat perbuatan bejatnya tersebut, M Lukman Hakim, tidak hanya mendekam cukup lama dalam penjara, tetapi juga menerima risiko dengan dipecat sebagai Kasek dan guru.
“Kami sudah mendapat informasi dari sekolah, bahwa yang bersangkutan sudah dipecat dari sekolah,” tegas Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.
Sekadar diketahui, M Lukman Hakim, 52, Selasa lalu dijemput polisi di sekolah tempatnya mengajar. Ia ditangkap setelah polisi menerima laporan enam siswi SD yang menjadi korban asusila tersangka.
Korban diciumi dan diraba-raba oleh tersangka di lingkungan sekolah, seperti kamar mandi dan Musala. Jika korban berontak dan menceritakan kepada siapapun, diancam tidak dinaikkan kelas.(agp/mar/jon) 

Berita Lainnya :