Naik Motor Selipkan Belati


 
MALANG - Apapun alasannya, kalau memang tidak bisa menunjukkan surat izin, terpaksa harus berurusan dengan hukum. Halnya dengan M. Soleh, 50, warga Dusun Gumuk, Desa Karangsari, Bantur.  Sejak akhir pekan kemarin, ia meringkuk di Polsek Gondanglegi. Soleh diamankan petugas karena ketahuan membawa senjata tajam jenis belati ketika melintas di Jalan Diponegoro, Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi. 
“Alasannya untuk memotong pisang,” ujar Kapolsek Gondanglegi, Kompol Mas Ahmad Sujalmo.
Menurutnya, anggota Polsek Gondanglegi sedang melakukan poros pagi di Jalan Raya Diponegoro. Saat melakukan pengaturan lalu lintas, melintas Soleh yang naik motor protolan tanpa menggunakan helm standar.
Karena menganggap telah melanggar aturan, petugas pun menghentikannya. Saat diminta menunjukkan surat kendaraan tidak bisa. Ketika digeledah, petugas malah menemukan sebilah belati di balik bajunya.
Ketika ditanya, alasannya kalau tersangka ini pedagang pisang. Belati tersebut diakui untuk memotong pisang. Namun petugas yang tidak percaya, lantas mengamankan dan menggelandangnya ke Mapolsek Gondanglegi. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...