Tewas Nabrak Pohon

 
MALANG – Jalan Raya Panglima Sudirman Kota Malang kembali memakan nyawa. Eko Setyawan, 29 tahun, warga Desa Kuwolu RT 12 RW 03, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, meregang nyawa akibat dari kecelakaan Minggu (19/11) pagi. Dari data yang dihimpun, Eko yang baru pulang dari kerja di Surabaya sebagai sales LPG mengendari motornya Honda Revo bernopol N 5980 DM.  Ia berjalan dari arah utara menuju arah selatan. Namun ketika memasuki kawasan Jalan Raya Panglima Sudirman, Eko mulai kehilangan kendali hingga akhirnya motornya menghantam pohon di pinggir jalan.
“Pengendara motornya berjalan agak sempoyongan dari arah utara, lalu tiba-tiba ia menabrak pohon,” ungkap Parto penjual kacang yang memang biasa menjajakan dagangannya di wilayah sekitar. 
Parto mengaku ia mengetahui kecelakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika ia hendak pulang ke Sanan. Mengetahui hal tersebut, warga segera mengamankan wilayah sekitar dan menghubungi ambulan serta pihak kepolisian.
Saat ambulan datang, Eko dinyatakan meninggal ditempat dan ia segera dievakuasi ke kamar jenazah RSSA dengan menggunakan ambulan PSC 119. Sedangkan pihak kepolisian melakukan olah TKP dan mencari keterangan dari saksi-saksi.
Penyidik dari Unit Laka Satlantas Makota Aiptu Sugiono yang mewakili Kanit Laka Satlantas Makota mengungkapkan bahwa penyebab korban kehilangan kendali saat berkendara masih belum diketahui. 
“Masih kami selidiki, apakah korban mengantuk, atau terdapat pengaruh alkohol” ucapnya.
Eko dipulangkan ke rumah duka pada pukul 09.00 WIB. Sulastri kakak Eko mengaku bahwa ia dan keluarganya tidak memiliki firasat apapun. Hanya saja ia mengungkapkan bahwa Eko memang tidak biasanya pulang sepagi itu. Apalagi menempuh perjalanan yang cukup jauh.
“Sudah sekitar enam bulan adik saya bekerja di Surabaya, tapi saya tidak menyangka bahwa ia akan bernasib seperti ini,” ujar Sulastri. 
Sulastri mengaku sengaja datang sendirian dari rumah karena ia mendapatkan kabar bahwa adiknya kecelakaan tanpa ada embel-embel meninggal dunia.
“Saya hanya bisa mengikhlaskan kepergian adik saya, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan,” pungkasnya kepada Malang Post. (mg1/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :