magista scarpe da calcio Curi iPhone, Dikeroyok


Curi iPhone, Dikeroyok

 
MALANG – Warga Mliwis, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun mengamuk pagi hari kemarin. Polisi bersama masyarakat, menangkap Sulistianto 27 tahun, warga Jalan Kemantren gang 1, Senin (20/11) pagi pukul 06.30 WIB. Pasalnya ia mencuri peralatan elektronik warga Jalan Kemantren gang 1, Irawati 27 tahun.
Sebelum tertangkap, polisi mengejar pelaku hingga ke Jalan Mliwis. Dari keterangan yang dihimpun, Antok, sapaan akrabnya mengendap-endap di rumah Irawati Senin (20/11) dini hari.
Tanpa kesulitan berarti, dia menerobos kediaman Irawati yang masih terlelap di kasur. Setelah celingak-celinguk dengan langkah ringan, Antok melihat ada barang berharga tergeletak di rumah.
Yakni, laptop Macbook merek Apple, iPhone 6 dan smartphone Lenovo A7000. Tanpa pikir panjang, maling berambut gondrong itu langsung menggondol barang berharga dan kabur. Subuh, sekitar pukul 04.00 WIB, Irawati kaget karena barang-barang elektroniknya hilang. Dia melapor ke Polsek Sukun dan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan.
Dengan aplikasi bawaan Apple, yakni Find My iPhone, korban bersama buser Reskrim Polsek Sukun, melacak iPhone 6  hingga ke Jalan Mliwis. Tak lama, petugas berhasil menangkap Antok yang sudah tertangkap basah bersama barang bukti curiannya. Saat hendak diamankan, Antok masih tidak mau mengaku dan berbelit-belit ketika ditanya asal usulnya.
Warga yang geram, menghadiahi Antok dengan tendangan dan pukulan. Hasilnya, wajah Antok bonyok. Sembari meminta ampun, Antok diselamatkan oleh petugas Polsek Sukun. Dia langsung dibawa ke mako Polsek untuk menghindari amukan warga. Dalam pengakuannya kepada polisi, Antok tidak bekerja sendiri.
Dia ditemani oleh pelaku lain yang kini masih menjadi buronan Polsek Sukun. Unit Reskrim Polsek Sukun meyakini ini bukan kali pertama Antok melakukan pencurian.
Sehingga, polisi terus melakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pencurian Antok. Kapolsek Sukun, Kompol H Anang Tri Hananta SH menegaskan penangkapan terhadap Antok tak lepas dari kecepatan petugas dalam melakukan pelacakan.
“Tersangka berinisial ST, kami mengamankan dia karena diduga kuat melakukan pencurian. Kami memakai pasal 363 KUHP untuk menjerat dia. Penyidikan dan pendalaman masih dilakukan,” terang Anang.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top