Pengguna SS Terciduk Operasi Lantas


MALANG - Petugas Polsekta Klojen membekuk pelaku peredaran narkoba saat menjalankan razia di jalan. Cahyo Budi Utomo, 52, warga Kelurahan Bareng Klojen, terciduk petugas saat melintas di Jalan Gajahmada, depan kantor Inspektorat Balai Kota Malang, akhir ini.
Kanitreskrim Polsekta Klojen, AKP Irwan Tjatur membenarkan bahwa pelaku sudah ditangkap dan tengah menjalani pemeriksaan. “Masih diperiksa secara intensif untuk mengetahui jaringannya,” kata dia kepada Malang Post.
Dari keterangan yang dihimpun, penangkapan terhadap Cahyo alias Yoyok, berawal dari operasi kendaraan roda dua. Dipimpin Kanitlantas Polsekta Klojen, AKP Suwito, enam petugas lantas menghentikan kendaraan-kendaraan yang  melanggar rambu lalu lintas Jalan Gajahmada, Minggu (19/11).
Banyak pengguna jalan yang nekat menerobos larangan lewat jalan belakang Balai Kota ini. Saat sedang operasi, Yoyok melintas dengan sepeda motornya. Dia juga dihentikan oleh petugas polisi karena melanggar rambu.
Tapi, belum sempat melakukan pemeriksaan, gerak-gerik Yoyok sudah mencurigakan. Dia tampak gelisah dengan operasi yang dilakukan polisi. Sesaat kemudian, anggota polisi melihat Yoyok membuang sesuatu ke pinggir jalan.
Polisi lalu mengambil barang yang dibuang itu. Ternyata, benda yang dibuang tersebut, adalah dua klip SS. Kontan saja, polisi langsung membekuk Yoyok. Dia diturunkan dari motornya. Polisi langsung melakukan penggeledahan, lalu menghubungi Sabhara Polsekta Klojen.
Dia langsung dinaikkan ke mobil polisi, dan dibawa ke ruang penyidikan unit reskrim. Sampai saat ini, polisi masih menggali keterangan dari pelaku yang kedapatan membawa SS dengan berat kurang lebih 0,1 gram yang terbagi dalam dua klip.
Terkait siapa supplier pelaku, polisi masih melakukan pengembangan. “Masih dikembangkan,” sambung dedengkot reserse yang akan segera menjabat sebagai Kanitreskrim Polsekta Sukun tersebut.
Kepada petugas, Yoyok mengaku sebagai juru penumpang atau makelar di Terminal Arjosari. Dia juga mengaku hanya memakai SS itu untuk dirinya sendiri. Namun, petugas tidak percaya begitu saja pengakuannya ini. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :