magista scarpe da calcio Dapat SMS Mesra, Malah Hajar Istri


Dapat SMS Mesra, Malah Hajar Istri

 
MALANG - Hati-hati dalam bertindak, apalagi berbuat kasar terhadap istri. Kalau tidak akan berurusan dengan polisi. Seorang ibu rumah tangga, HM, 35, asal Kecamatan Bululawang, melaporkan AT, 23, suaminya ke Polres Malang, karena tidak terima menjadi korban kekerasan, awal pekan lalu.
HM mengaku dipukuli beberapa kali dengan tangan kosong, hingga membuat kepalanya memar. Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) inipun, saat ini dalam tahap penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang.
"Laporannya sudah kami terima. Korban juga sudah kami mintakan visum, saat ini masih proses penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi," jelas Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Peristiwa penganiayaan yang dialami HM, berawal ketika ia mendapati SMS di handphone milik suaminya. Pesan singkat yang berisi kata-kata sayang tersebut dikirim oleh seorang perempuan. HM pun menduga kalau suaminya telah berselingkuh.
Untuk memastikan, HM lantas menghubungi nomor tersebut. Ternyata benar bahwa ternyata wanita idaman lain (WIL) suaminya. Akhirnya HM yang sakit hati meminta penjelasan kepada suaminya, dan diakui memang WIL-nya.
Keesokan harinya, AT menghubungi korban untuk menyiapkan pakaian anaknya. HM mengira kalau anaknya akan dibawa pulang ke rumah mertuanya. Selanjutnya tak lama setelah itu, AT datang dengan kondisi mabuk minuman keras.
AT langsung marah-marah dan memukul kepala HM sebanyak dua kali. Selanjutnya ia pergi ke dalam untuk mencari buku nikah, karena tidak ketemu AT kembali marah dan memukuli istrinya berulang kali.
Karena merasa jiwanya terancam, HM lalu keluar rumah. Ia berlari ke rumah orangtuanya untuk meminta perlindungan. Selanjutnya atas saran keluarga, HM diarahkan untuk melaporkan ke Polres Malang. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :