Ngatmini Tewas Ditabrak Swift


 
MALANG - Warga dan pengguna yang lewat di Jalan DR Wahidin, Lawang, kemarin pagi geger. Gara-garanya, Ngatmini, 59, warga Krajan Timur, Lawang tergeletak di jalan tersebut. Ia mengalami luka parah di kepalanya.
Sementara di sebelahnya, terlihat plat nomor mobil W 1583 XR.  Saat ditolong, korban masih bernafas, meski mengalami luka parah. Sayangnya, pukul 17.00, wanita yang baru berulang tahun itu mengembuskan nafas terakhirnya. 
Hingga semalam, kasusnya masih dalam penyelidikan. Polisi sendiri berhasil menemukan mobil penabrak tersebut di Jalan Nusa Indah Malang. Yakni mobil Suzuki Swift warna putih. Sayangnya, tidak ada seorang pun warga sekitar yang mengetahui siapa pemiliknya.
Keterangan yang dihimpun, mobil Suzuki Swift itu melaju kencang dari arah Utara menuju Malang. “Nah, sampai di lokasi kejadian, mobil itu menabrak wanita itu,” kata Soleh, salah satu tukang ojek yang mangkal di sekitar TKP.
Mobil langsung menyambar ibu rumah tangga tersebut hingga terlempar ke aspal dengan keras. Saking kerasnya, plat nomor mobil yang terpasang, lepas. “Usai menyambar korban, mobil melarikan diri dan meninggalkan korbannya di jalan,” katanya lagi. 
Keberadaan mobil ini terungkap setelah tabrak lari tersebut menjadi viral di media sosial (medsos). Mobil itu dilaporkan warga yang melihat mobil mencurigakan dengan plat nomor sama terpasang di belakang mobil, berada di Jalan Nusa Indah Malang. 
“Mobil yang diduga terlibat kecelakaan ditemukan atas informasi masyarakat di Jalan Nusa Indah. Kendaraan kemudian diambil untuk diamankan di Satpas Singosari,” ujar Kasatlantas Polres Malang Kota, AKP Adi Nugroho. 
Anak buahnya yang melakukan pemeriksaan terhadap mobil itu, sama sekali tidak mendapat data-data yang mendukung siapa pengemudinya. Menurut warga sekitar, mobil itu tiba-tiba saja sudah ada di Jalan Nusa Indah Malang.
“Saat ditemukan pengemudi tidak ada. Warga tak satupun tahu. Diduga mobil ditinggal begitu, bagian depan penyok mungkin karena tabrakan itu,” beber Adi.
Sementara Kasatlantas Polres Malang, AKP Probandono Bobby juga mengaku masih melakukan penyelidikan. Awalnya,  tidak ditemukan selembar identitas pun di tubuh korban.
Namun berkat bantuan tim Inafis Polres Malang Kota, identitasnya baru diketahui. Yakni Ngatmini dan tinggal di Krajan Timur, Lawang.  (agp/mar/jon)

Berita Lainnya :

loading...