Gerebek Pencuri Asyik Pesta SS

 
MALANG - Ketenangan warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Bantur, Rabu (22/11) malam terganggu. Mereka mencurigai kedatangan mobil Suzuki Ertiga, W 1151 SL yang datang ke rumah salah satu warga. Mobil itu disebut misterius karena berisi tiga pria dan seorang gadis.
Sontak, keanehan ini dilaporkan ke Mapolsek Bantur. Warga mengatakan bila keempat orang yang terlihat di mobil itu, cukup lama berada di dalam rumah. Kepada Malang Post, Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit Hernadi, pihaknya pun merespons laporan itu.  
“Kami lalu menggerebek rumah yang dimaksud, dini hari tadi. Kecurigaan warga bahwa ada yang tidak beres dengan keempat orang itu benar. Mereka sedang pesta SS. Sayangnya, hanya satu orang yang berhasil diamankan,” ungkapnya.
Pelaku yang tertangkap adalah Anisa Rahma, 17, warga Desa Tlekung, Kota Batu. Ia sehari-harinya bekerja sebagai pemandu tamu di salah satu warung kopi di Jalan Hasanudin, Tlekung, Kota Batu. 
Sedangkan tiga pria yang kabur, salah satunya diketahui bernama Bambang Yudi Susanto. Menurut petugas, nama Bambang tidak asing. Dia merupakan seorang bandar narkotika asal Sidoarjo yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan karena kasus narkoba, sebulan lalu.
“Yang tiga pelaku lainnya, termasuk Bambang kabur lewat pintu belakang. Mereka masih kami buru. Kepada warga, Bambang mengaku sebagai petugas PLN. Untungnya warga tetap curiga,” tegas Sigit, sapaan perwira ini. 
Para pelaku ini kabur saat anggotanya melakukan penggeledahan di dalam rumah. Petugas yang menggeledah ini, menemukan seperangkat alat isap (bong) dan sabu-sabu (SS). Anisa pun hanya pasrah ketika digelandang ke Mapolsek Bantur bersama barang buktinya.
“Dalam mobil ditemukan tiga gulung kabel listrik, 34 potong kabel tembaga dengan panjang masing-masing 1 meter, dua gunting potong, dua gergaji besi, tiga senter, sebilah parang, tiga buah tang dan satu besi pengikat kabel,” terang Sigit.
Barang-barang itu dicurigai merupakan barang curian.  Dari hasil pemeriksaan Anisa, diakui kalau mereka sedang pesta SS. Bahkan Bambang yang merupakan bandar, diketahui sempat membawa 12 bungkus SS seberat 12 gram. Anisa juga mengaku kalau dirinya menelan tiga poket kecil SS.
“Untuk mendapatkan barang bukti SS yang ditelan oleh Anisa, kami masih menunggu dia buang air besar dulu. Saat ini, kami masih terus mengembangkan kasusnya, semoga ketiga pria yang kabur cepat tertangkap,” pungkasnya. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :