Spesialis Pencuri Rumah Kos Itu Tak Berkutik



SURABAYA - Pelarian Hari Purnomo akhirnya selesai juga. Pencuri spesialis rumah kos itu ditangkap polisi saat dirinya sedang nongkrong bersama teman-temannya di sebuah warung kopi di kawasan Dukuh Kupang.

Kasus pencurian yang dilakoni oleh Hari terjadi pada Desember tahun lalu. Ketika itu dia bersama temannya, Iman Syafii menyasar rumah kos di Jalan Tenggilis Lama III, Surabaya.
Ketika itu Hari berpura-pura menjadi tamu dengan santainya masuk ke dalam rumah tersebut. Dia menyuruh Iman untuk menunggu di luar rumah. Setelah berada di dalam, dia mencari kamar yang ditinggal oleh penghuninya. Akhirnya dia mendapati satu kamar kosong. Kamar itu dihuni oleh Fendi Muda.
"Kebetulan saat itu di dalam kamar terdapat keyboard merk Yamaha senilai Rp 9,6 juta," terang Kanitreskrim Polsek Tenggilis AKP Puguh Suhardhono, Rabu (12/7), kemarin.
Saat itu, pintu kamar kos memang dalam kondisi terbuka. Dengan santainya, pria berusia 37 tahun itu menggondol keyboard keluar rumah. Dia lantas dibonceng Iman pergi meninggalkan lokasi.

Polisi sempat kesulitan untuk mencari pelaku. Mereka berupaya mengumpulkan beberapa petunjuk. Salah satunya dengan CCTV. Namun, mereka tetap kesulitan untuk mencari lokasi persembunyian Hari.
Hingga akhirnya, awal bulan lalu korps berseragam cokelat mendapat informasi adanya orang yang memainkan keyboard dengan wujud yang sama persis dengan milik korban.
"Keyboard tersebut tidak sampai dijual oleh pelaku. Dia memainkannya sendiri," ungkap Puguh.
Hari memang piawai memainkan keyboard. Biasanya dia mengajak teman-temannya untuk berdendang bersama. "Saya memang biasa orkesan," ucap Hari saat ditanya oleh polisi.
Hari ditangkap saat dirinya nongkrong. Dia didatangi oleh polisi berpakaian preman. Saat ditanya soal keyboard tersebut, dia tidak membantah bahwa barang itu memang hasil curian. Diapun digelandang ke Mapolsek Tenggilis. (did/jpg/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...