Mercon Pernikahan Meledak



MALANG – Rumah milik Yantono, 50 tahun, warga gang Cempaka Dusun Krajan Desa, Srigading meledak, siang kemarin. Tepatnya, sekitar pukul 11.00 WIB, suara ledakan keras terdengar dari rumah ini. Akibat ledakan tersebut, Yantono sudah tergelepar penuh luka sembari mengerang kesakitan.

Siang itu juga, korban langsung dilarikan ke RSUD Lawang untuk mendapatkan perawatan. Petugas Polsek Lawang datang ke lokasi kejadian, sesaat setelah ledakan. Dari informasi yang dihimpun, ledakan terjadi karena bubuk mercon.
Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi membenarkan hal ini. “Untuk informasi awal, menurut pengakuan saksi, ada mercon yang meledak di rumah ini. Namun, mercon ini bukan untuk jual beli. Yantono berniat membuat petasan untuk merayakan acara pernikahan putranya hari Senin mendatang,” kata Gaguk kepada wartawan, di lokasi ledakan sore kemarin.
Dari kronologi yang dikumpulkan polisi, ledakan di rumah Yantono, diawali dari ketidaksengajaan. Saat sedang mempersiapkan petasan dengan bubuk mercon kurang lebih setengah kilogram, Yantono menjatuhkan besi dan menimbulkan percikan api. Mercon yang terbuka di ruangan ini, langsung ikut meledak.

Yantono mengalami patah tulang terbuka di kaki kiri. “Sedangkan, luka bakar menyebar di punggung, perut, leher tangan dan kaki di sisi kanan. Kira-kira 30 persen badannya mengalami luka bakar akibat ledakan mercon ini,” sambung Gaguk.
Kondisi ruangan yang terkena ledakan mercon pun jebol. Dinding rumah yang berhimpitan dengan tetangga, terbuka lebar. Atap rumah juga rontok sebagian. Sementara, Kades Srigading, Hadori mengaku tidak tahu bahwa Yantono memiliki bubuk petasan. Meski demikian, dia tidak menyangkal bahwa Yantono pernah jualan mercon tiga tahun lalu.
“Tapi itu sebelum sakit seperti sekarang. Tiga tahun lalu dia jualan mercon. Namun, sekarang sudah tidak lagi. Dia jadi penjaga makam cina di dekat sini. Saya rasa, dia sembunyi-sembunyi bikin mercon untuk pesta pernikahan anaknya,” tambah Hadori.
Dia juga menambahkan bahwa setelah kejadian ledakan, pihak desa langsung membawa Yantono ke RSUD Lawang untuk mendapatkan perawatan.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...