Rumah Terbakar, Kerugian Rp 200 Juta



MALANG – Warga sekitar Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, pagi kemarin digemparkan dengan kebakaran hebat. Api membakar bangunan lantai dua rumah Moch Taufik, 50, warga sekitar. Dugaan sementara kebakaran tersebut karena akibat konsleting arus listrik.

“Tidak ada korban jiwa. Bangunan yang terbakar hanya lantai dua tempat usaha sablon. Namun kerugian akibat kejadian tersebut ditafsir cukup besar, yakni sekitar Rp 200 juta,” ujar Kapolsek Pakisaji, AKP Suyoto.
Diperoleh keterangan, pagi sekitar pukul 06.00 sebelum terjadi kebakaran, arus listrik di rumah korban tiba-tiba mati. Kemudian korban meminta kepada salah satu anaknya untuk menyalakan lagi. Setelah itu, oleh korban ditinggal pergi ke Bululawang untuk mengantarkan anaknya.

Saat ditinggal itulah, kemungkinan terjadi arus pendek di lantai dua yang menjadi tempat usaha sablon korban. Begitu pulang dari mengantarkan anaknya, korban melihat kepulan api di lantai dua rumahnya.
Seketika ia berteriak minta tolong, hingga warga sekitar berdatangan membantu memadamkan api dengan air seadanya. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke petugas Polsek Pakisaji serta PMK Kabupaten Malang. Tak lama kemudian, petugas datang untuk memadamkan api.
Setelah bersusah payah, sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan. Namun kondisi bangunan ruang lantai dua sudah hangus terbakar. Seluruh peralatan sablon serta hasil sablon yang sudah jadi ludes terbakar.
“Untungnya api tidak sampai merembet ke bangunan di lantai satu. Hanya bangunan lantai dua saja yang terbakar,” tutur mantan Kapolsek Wagir ini.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...