magista scarpe da calcio Pencuri Gabah Dipermak Massa


Pencuri Gabah Dipermak Massa



MALANG – Lasiyo, warga Dusun Kemulan, Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang menjadi sasaran amuk massa Selasa (11/7), kemarin. Ia menjadi bulan-bulanan warga Dusun Segaran, Desa Kendalpayak, Pakisaji, setelah tertangkap tangan mencuri dua karung gabah. Akibatnya, pria berusia 57 tahun itupun mengalami babak belur.

Untungnya polisi yang mendapat laporan segera datang ke lokasi. Selanjutnya dengan kondisi lebam, Lasiyo, digelandang ke Mapolsek Pakisaji. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan dijerat dengan pasal 363 KUHP.
“Pengakuannya baru sekali saja. Namun kami masih kembangkan perkaranya, apakah ada TKP pencurian lainnya,” ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Suyoto.

Aksi pencurian yang dilakukan Lasiyo ini, terjadi sekitar pukul 10.30. Saat itu, tersangka perjalanan dari Kota Malang menuju Kepanjen, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio N 2482 AM seorang diri. Ketika melintas di lokasi, tersangka melihat ada tumpukan dua karung gabah.
Melihat itu, tersangka langsung berhenti dan putar balik. Selanjutnya tanpa mengawasi kondisi sekitar dan berpikir apapun, tersangka lantas mengambil dua karung gabah. Satu karung ditaruh di bawah kemudi, sedang satu lagi ditaruh di jok belakang.
Setelah itu tersangka lantas buru-buru kabur. Namun belum sempat kabur jauh, aksinya dipergoki oleh korban yakni Hadi Iswanto, 59, warga Jalan KH Hasyim Asyari, Desa Sananrejo, Turen. Korban dibantu warga lainnya lantas menghadang korban yang kemudian menangkapnya beramai-ramai.
Begitu kondisinya babak belur, tersangka dan barang buktinya kemudian diserahkan ke petugas Polsek Pakisaji. “Saya baru sekali ini saja mencuri. Gabah itu saya pikir tidak ada yang punya, makanya saya ambil. Sedianya gabah tersebut akan saya jual,” jelas tersangka Lasiyo.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang