Pegawai Serabutan Hotel Ditemukan Tewas

 
MALANG - Ngadi Supandri, 55, warga Jalan Karya Timur IV Malang ditemukan meninggal dengan mulut berbusa.  Pandri, sapaan akrabnya, tergeletak tanpa nyawa di kamar karyawan Hotel Simpang Tiga Asri Jalan Arif Margono Kasin, Jumat (24/11) siang.
Nur Ali, 57, rekan karyawan hotel, adalah saksi mata sekaligus orang pertama yang menemukan Pandri meninggal.
“Saya masuk ke kamar karyawan, dan melihat Pandri tidur dalam posisi miring. Saya lihat ada muntahan di lantai,” katanya. 
“Lalu, saya berusaha bangunkan tapi tidak ada respon. Saat saya posisikan badannya terlentang, busa dari mulutnya keluar banyak,” tambah dia.
Dari keterangannya, Pandri masih tampak sehat-sehat saja sekitar pukul 06.30. Nur Ali melihat pekerja serabutan hotel kelas melati ini, masih menyapu halaman.
Setelah menemui Pandri, Nur Ali kembali beraktivitas. Meski demikian, dari keterangan yang didapat Nur Ali , Pandri sempat batuk-batuk .
“Saya dengar dari Wahyu, pegawai lain, Pandri batuk-batuk,” jelasnya.
Jumat (24/11) pagi, Pandri juga sempat pulang ke rumah Jalan Karya Timur untuk makan pagi. Pria yang kesehariannya disebut pendiam itu, juga sempat mengobrol sekadarnya dengan anggota keluarga di rumah.
Setelah itu, dia kembali pamit berangkat kerja ke hotel lagi. Setelah pamit inilah, Pandri tidak lagi terlihat hingga ditemukan Nur Ali dalam kondisi tewas.
“Setahu saya dia tidak sakit apa-apa, karena memang orangnya pendiam dan jarang ngomong,” jelasnya.
Sementara itu, paska penemuan mayat petugas hotel langsung menelpon Polsek Klojen. Sesaat kemudian, Unit Reskrim Polsek Klojen, dipimpin Kanit AKP Irwan Tjatur tiba bersama Unit Inafis Polres Makota Iptu Subandi. Dari hasil olah TKP dan identifikasi, polisi membuat kesimpulan sementara.
“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit jantung. Masih harus dipastikan lagi apakah sakit jantungnya alami atau karena obat. Karena kita juga menemukan bukti mulut berbusa. Apakah karena overdosis obat, kita belum bisa memastikan,” tegas Tjatur. (fin/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...