magista scarpe da calcio Gelar Penyuluhan dan Razia Jelang Pilkada


Gelar Penyuluhan dan Razia Jelang Pilkada

 
MALANG – Suhu politik Kota Malang semakin memanas jelang Pilkada 2018 mendatang. Polres Makota mempersiapkan operasi Cipta Kondisi Semeru 2017, untuk mendinginkan sumbu konflik yang bisa muncul karena perbedaan pandangan politik di masyarakat. 
Kompol Dodot Dwianto, Kabag Ops Polres Makota menyebut Ops Cipkon Semeru digelar sejak 24 November. 
“Ops Cipkon Semeru dihelat selama 14 hari, mulai 24 November 2017. Ada 62 anggota Polres Makota yang menerima Surat Perintah Tugas (Seprin) untuk aktif dalam Ops Cipkon Semeru. Tapi, lima Polsek di Kota Malang, juga turun memback up giat agar operasi sukses,” kata Dodot kepada Malang Post kemarin.
Ops Cipkon Semeru yang digelar sampai 7 Desember 2017 tersebut, menyasar komunitas warga serta elemen masyarakat yang sudah bisa memakai hak pilihnya di Pilkada 2018 mendatang. Dodot menyebut, Ops Cipkon Semeru akan terjun ke masyarakat, untuk melaksanakan giat pencegahan, pembinaan, penyuluhan, penggalangan, patroli dan razia.
“Untuk giat non razia dan non patroli, kita datang langsung ke calon pemilih yang sudah punya hak suara. Kita beri penyuluhan kepada siswa SMA yang sudah bisa nyoblos, agar menghindari konflik yang nyerempet pelanggaran hukum hanya karena berbeda pandangan politik,” tegas perwira dengan satu melati emas di pundaknya ini.
Para anggota Polres Makota yang sudah menerima Seprin juga datang ke berbagai kelompok warga. Mulai dari kelompok pengajian, yasinan bahkan hingga arisan kampung. Menurut Dodot, keamanan dan iklim kondusif jelang Pilkada, tak hanya bergantung pada petugas kepolisian di lapangan.
“Kamtibmas sebenarnya malah menjadi tanggungjawab kita bersama, aparat dan masyarakat bekerjasama untuk saling menjaga iklim kondusif di Kota Malang,” tambah mantan Kabag Ops Polres Jombang ini.Selain itu, Dodot menyebut operasi patroli dan razia, akan menyasar pelanggaran hukum.
“Terkait patroli dan razia, sasaran kita adalah mereka yang membawa sajam di tempat umum, atau membawa bahan potensi peledak yang bisa mengganggu kamtibmas,” tutupnya.(fin/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top