Gelar Anjangsana Hingga Hancurkan BB



MALANG – Bakti sosial dan donor darah mewarnai rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-57 Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Kemarin, Kajari Malang, Purwanto Joko Irianto bersama para jaksa dan segenap pegawai Kejari, ikut donor darah dan bakti sosial. Joko menyebut bahwa ada 87 anggota korps Adhyaksa Kejari Kota Malang yang dilibatkan dalam kegiatan.

“Diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan Kejaksaan. Bukan hanya dalam penanganan perkara. Kejaksaan juga hadir di tengah masyarakat lewat kegiatan sosial,” ujar Joko di PMI Jalan Buring Malang, kemarin.
Dalam acara yang direncanakan oleh ketua panitia Kasi Pidsus Wahyu Triantono, rangkaian hari bakti Adhyaksa juga diselingi pemeriksaan tes IVA untuk deteksi dini kanker servik. Tes ini diberlakukan bagi para staf maupun jaksa perempuan serta anggota Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini.
“Ada 20 ibu keluarga besar Adhyaksa yang ikut dalam deteksi dini. Setelah itu, ada 27 korps Adhyaksa yang sumbang darah di PMI. Kita melanjutkan acara dengan anjangsana, pemberian tali asih kepada para pegawai honor dan OB, yang dihelat di aula Kejari,” jelas Joko.

Dia menyebut bahwa Kejari Malang dengan peringatan hari bakti Adhyaksa, harus semakin giat dalam menjaga integritas, profesionalisme dan disiplin diri. Karena, dia menyebut Kejari Malang harus menjadi jaksa yang mumpuni, mandiri dan terpadu. Kasi Pidsus Kejari Kota Malang,Wahyu Triantono menyebut beberapa agenda kegiatan sampai pada puncaknya tanggal 22 Juli 2017.
Hari ini, Kejari menghelat Pekan Olah Raga Korp Adhyaksa. "Kami memperlombakan pertandingan tenis meja, catur, turnamen domino,lomba balap karung, lomba makan kerupuk,serta pertandingan tarik tambang dan bilyard," paparnya.
Setelah itu, hari Senin mendatang, Kejari Malang bakal melakukan pemusnahan barang bukti kejahatan.
Kasus yang sudah inkrah dengan kekuatan hukum tetap, menyisakan barang bukti yang disita Negara. Kejari Malang, bakal menghancurkan barang bukti, seperti senjata api dan narkoba, pada hari Senin mendatang. Forpimda diundang untuk ikut menghancurkan barang bukti tersebut.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :