Pengemudi Mobil Swift Menyerahkan Diri

 

 
MALANG - Pengemudi mobil Suzuki Swift, yang menabrak Ngatmini, 59 tahun, warga Dusun Krajan Timur, Desa Turirejo, Lawang akhirnya menyerahkan diri ke Unit Laka Lantas Polres Malang, Jumat siang lalu. Ternyata pengemudinya adalah seorang mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang. Yakni Zerlinda Rizky Amelia, asal Kota Surabaya.
Amelia menyerahkan diri dengan diantarkan keluarganya. Ia merasa bersalah atas peristiwa kecelakaan yang terjadi Rabu pagi lalu, di Jalan Dr Wahidin, Lawang. Terlebih kecelakaan itu, menyebabkan seorang pejalan kaki meninggal dunia.
"Sudah kami amankan pengemudinya. Dia menyerahkan diri, dengan datang ke Unit Laka Lantas pada Jumat siang sekitar pukul 11.00," ungkap Kanitlaka Lantas Polres Malang, Iptu Yoyok Supandi.
Menurutnya, setelah menabrak pejalan kaki, Amelia kabur lantaran takut. Kemudian ia melarikan diri ke Kota Malang, dan meninggalkan mobil Suzuki Swift W 1583 XR di Jalan Nusa Indah Malang. Kemudian pergi ke rumah saudaranya di Kota Malang.
"Ia (Amelia, red) takut dan trauma dengan kejadian kecelakaan itu. Setelah rasa traumanya berkurang, baru menyerahkan diri," ujar Yoyok.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut sedang proses penyidikan. Unit Laka Lantas Polres Malang sedang menyelesaikan berkas perkaranya. Sedangkan untuk Amelia, pengemudi mobil Swift tersebut usai menjalani pemeriksaan langsung dipulangkan.
"Kami wajibkan lapor. Pertimbangannya karena yang bersangkutan kooperatif dan megakui perbuatannya. Apalagi masih kuliah dan trauma dengan kejadian itu. Tetapi untuk prosesnya tetap lanjut sampai ke persidangan," terangnya.
Sekadar diketahui, Ngatmini, menjadi korban tabrak lari Rabu pagi lalu di Jalan Raya Dr Wahidin, Lawang. Korban ditabrak kendaraan Suzuki Swift saat menyeberang jalan. Mobil melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan tinggi.
Usai menabrak, mobil langsung kabur ke selatan dengan memanfaatkan situasi jalan yang sepi dan masih gelap. Kendaraan berhasil ditemukan selang beberapa jam kemudian di Jalan Nusa Indah, Kota Malang. Namun pengemudinya sudah melarikan diri.
Sementara korban yang tergeletak dengan luka parah di kepala, oleh warga dilarikan ke IRD RSSA Malang. Sempat menjalani perawatan beberapa jam. Namun petang hari sekitar pukuk 17.00, korban meregang nyawa.(agp/mar/jon)

Berita Lainnya :