Polisi Tangkap Pengedar SS di Kebonagung



MALANG – Perang terhadap peredaran narkotika terus dilakukan. Rabu petang lalu Satuan Reskoba Polres Malang, menangkap Wahyu Novi Wijaya, 40, warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji. Wahyu diringkus petugas di samping rumahnya.

Dari penangkapannya, polisi mengamankan sepoket sabu-sabu terbungkus plastik transparan sebagai barang buktinya. Poket SS tersebut ditemukan di dalam saku celana tersangka. Termasuk sebuah pipet kaca yang berisi sisa serbuk haram.
“Dia (Wahyu Novi Wijaya, red) kami jerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,” ujar KBO Satreskoba Polres Malang, Iptu Suryadi.
Menurutnya, tersangka Wahyu sudah lama menjadi buruan polisi. Penangkapan Wahyu ini, setelah mendapat laporan kalau di Desa Kebonagung, marak sekali peredaran narkotika. Petugas yang mendapat pengaduan itu, lantas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Hasilnya begitu diketahui jika Wahyu ini yang sering mengkonsumsi narkoba. Polisi pun lantas mencari keberadaannya dan berhasil menangkapnya.
“Ketika kami tangkap sempat mengelak. Namun setelah kami geledah dan ditemukan barang bukti, dia tidak lagi mengelak,” jelas Suryadi.
Dalam pemeriksaan, Wahyu yang juga warga asal Jalan Ciliwung II, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing ini, mengaku kalau dia kenal narkoba sejak awal tahun lalu. Ia biasa membeli SS kepada seorang temannya berinisial TM, warga asal Kecamatan Gondanglegi.
“Sepoket saya membeli dengan harga Rp 400 ribu. Sudah dua kali ini saya membeli pada TM,” kata Wahyu.
Biasanya ia membeli barang haram tersebut dengan patungan bersama temannya berinisial LK. “Tidak mesti setiap minggu belinya. Kalau ada uang saja membelinya, terkadang juga patungan. Selain pada TM, saya membeli SS juga kepada teman di Kota Lama Malang,” tuturnya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :