Cegah Kecelakaan, Polisi Luncurkan TCL



SURABAYA - Pekerjaan Satlantas Polrestabes Surabaya untuk menekan angka kecelakaan di Jalan Ahmad Yani terbilang berat. Pasalnya, hampir 80 persen kendaraan yang masuk Surabaya melewati jalan tersebut. Namun, dengan adanya Tim Hoofdbureau Cegah Laka (HCL), mereka berharap ada penurunan angka kecelakaan hingga 90 persen.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Adewira Negara Siregar memaparkan lima hal yang akan menjadi perhatian Tim HCL.
"Kami akan memantau kendaraan yang melawan arus, pejalan kaki yang menyeberang, pengendara yang melaju zig-zag, perlengkapan berkendara yang kurang, serta pengendara yang kurang memperhatikan pejalan kaki dan sepeda angin," paparnya, Kamis petang (13/7).
Adewira menyebutkan, Tim HCL tersebut merupakan salah satu inovasi kesatuannya untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Mereka juga bisa mengkampanyekan budaya tertib berlalu lintas. Mereka juga terjun langsung untuk mencegah kecelakaan.

Polisi asal Medan itu mencontohkan, pejalan kaki yang menyeberang dari UIN Sunan Ampel ke Universitas Bhayangkara atau sebaliknya. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ada di sana belum diperpanjang sampai Frontage road sisi Barat.
"Kami akan membantu penyeberang jalan. Kami keliling, membantu masyarakat yang butuh bantuan saat di Jalan Ahmad Yani," sebutnya.
Selain itu, Tim HCL nanti juga akan melakukan kampanye keselamatan di Jalan Ahmad Yani. Seperti membagikan brosur, memasang spanduk, hingga menghentikan pengendara lantas memberikan edukasi tertib berlalu lintas.
Adewira mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya yang melintas di Jalan Ahmad Yani agar tetap berkonsentrasi dan mematuhi peraturan yang ada. "Tidak perlu terburu-buru, jalan yang lebar bukan berarti pengemudi bisa menjalankan kendaraannya dengan kencang," imbaunya. (did/jpg/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :