Demi Wanita Bacok Pemulung


MALANG – Usia boleh sudah uzur, tapi nafsu birahi kepada wanita dari Subowo 60 tahun masih tinggi. Warga Dukuh Patik Reco Desa Jatimulyo Kecamatan Kauman Tulungagung ini, rela membacok Gigih Bayu Wirangga 21 tahun penghuni Jalan Pulosari Blimbing. Subowo memakai celurit untuk membocorkan kepala Gigih.
Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Irwan Tjatur menyebut perkara ini terjadi Agustus 2017 lalu. “Peristiwa ini terjadi gara-gara wanita,” kata Tjatur dikonfirmasi di Polsek Klojen, siang. Menurut keterangan para saksi, Subowo yang kesehariannya adalah tukang becak, bertemu dengan Gigih yang tiap hari memulung.
Subowo dan Gigih mengobrol di tepi Jalan Sutan Syahrir Kota Malang. Namun, pembicaraan ringan ini mengarah pada sosok wanita yang akhirnya membuat Subowo naik pitam. Gigih yang masih muda, juga tak mau kalah dengan Subowo, pria tanpa tempat tinggal tetap atau T4. Akhirnya, keduanya adu mulut di pinggir jalan.
Tak terima dengan perkataan Gigih, Subowo lalu mengambil senjata tajam berupa celurit dan menghantamkannya kepada Gigih. Kepala korban asal Dusun Karangasem RT 03 RW 02 Kelurahan Laweyan Kecamatan Laweyan Kota Surakarta, langsung bocor dan berdarah-darah. Kalah tanding, Gigih akhirnya melarikan diri dari ancaman sajam Subowo.
Sambil berdarah-darah, dia melapor ke Polsek Klojen. “Setelah pembacokan, tersangka melarikan diri,” kata Tjatur. Pada 27 November 2017 lalu, Polsek Klojen tengah berpatroli dan melihat Subowo sedang mengayuh becak di daerah Jagalan. Tanpa pikir panjang, petugas Polsek Klojen langsung menangkap Subowo.
Dia ditangkap dan diminta menunjukkan senjata tajam yang dipakai untuk membacok korban. Setelah penangkapan, Subowo langsung ditahan di sel Polsek Klojen demi penyidikan lebih lanjut serta pemberkasan. Menurut Tjatur, tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.
“Tersangka kami jerat dengan pasal penganiayaan dan diancam hukuman penjara maksimal 5 tahun penjara,” tutup Tjatur.(fin/mp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :