Napi Kendalikan Bisnis SS di Kabupaten Malang


MALANG - Sabu-sabu (SS) yang beredar luas di wilayah Kabupaten Malang, ternyata dikendalikan oleh seorang narapidana yang mendekam dalam penjara. Ini terungkap, dari pengakuan dua budak narkotika yang berhasil dibekuk Satreskoba Polres Malang.
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua pelaku kasus narkotika, yakni Irfan Setyo Budi alias Gowang, 24, warga Jalan Gadang Gang 2 Malang dan Fahrur Rozi alias Pacul, 25, warga Jalan Muharto Gang IV Malang.
Dalam rilis kasus , keduanya mengatakan kalau barang haram itu didapat dari temannya yang mendekam di LP Madura. “Saya mendapatkan SS dari teman yang kini berada di Lapas Pamekasan Madura. Kemudian saya jual kepada Pacul,” ungkap Irfan.
Sudah beberapa kali, dia memesan SS kepada napi tersebut melalui telepon, kemudian mentransfer uang ke rekening temannya. Setelah uang ditransfer, selang sehari kemudian barang dikirim.
“Biasanya kalau mengirim barang di GOR Ken Arok,” katanya. Setiap kali membeli tidak banyak. Hanya setengah gram sebesar Rp 500.000. Kemudian dibagi dua dan dijual masing-masing sebesar Rp 400.000. Penangkapan keduanya ini, berawal dari informasi masyarakat.
Warga melaporkan kalau di wilayah Desa Mangliawan, Pakis kerap ada transaksi narkoba. Polisi lantas menyelidiki dan berhasil menangkap Fahrur Rozi alias Pacul, saat hendak mengirim barang kepada temannya. Barang buktinya sepoket SS.
Dari penangkapan Pacul ini, kemudian dikembangkan dengan menangkap Gowang. Sebab, dalam pemerksaan penyidik, Pacul mengaku kalau mendapatkan SS dari Gowang. Polisi pun langsung bergerak dengan menangkap Gowang, di rumah kontrakannya, Jalan Sawojajar Malang.
“Kasusnya ini masih kami kembangkan. Tersangka masih diperiksa intensif atas pengakuannya itu. Termasuk membongkar jaringan peredaran barangnya dari dalam penjara," tegas Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :