Sakit Tak Sembuh, Kandar Akhiri Hidup


MALANG - Depresi karena sakit sesak nafasnya tak kunjung sembuh, membuat Kandar, 67, warga Dusun Krajan, Desa Banjarejo, Donomulyo nekat mengakhiri hidupnya. Ia bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali tampar, di atas tungku ruang dapur rumahnya.Tidak ditemukan adanya bekas tanda kekerasan di tubuhnya. Korban meninggal dunia murni karena bunuh diri. Sebab selama ini, korban memang terlihat frustasi dengan penyakit sesak nafas yang dialaminya.
“Pihak keluarga menerima kematiannya sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan otopsi, hanya visum luar di Puskesmas, dengan membuat surat pernyataan tertulis,” ungkap Kapolsek Donomulyo, AKP Sardikan.
Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar ini, terjadi pukul 08.00. Sebelum diketahui bunuh diri, korban terlihat biasa saja. Tidak ada tanda-tanda kalau akan mengakhiri hidupnya. Kemudian oleh Supini, 72, saudaranya ditinggal pergi ke ladang untuk mencari rumput pakan ternak.
Saat ditinggal sendirian itulah, korban yang putus asa lantas mengambil jalan pintas dengan bunuh diri. Kejadian itu baru diketahui oleh Supini, ketika pulang merumput. Melihat korban tewas tergantung, Supini lantas memberitahu Pitoyo saudaranya serta warga sekitar.
Kemudian melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan Polsek Donomulyo. “Keluarga sudah memastikan kalau korban memang memiliki riwayat sakit. Mungkin karena tidak kunjung sembuh itulah, korban nekat bunuh diri," jelas mantan Kapolsek Wajak ini. (agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :