Rem Blong, Bus Sekolah Tabrak Tiang Listrik

 
MALANG - Akibat rem blong, Bus Sekolah KB–TK–SD Model Nopol N 7316 C, mengalami kecelakaan di Jalan Raya Mayjend Sungkono, kemarin siang. Bus yang mengakut 28 siswa SD itu menarbrak tiang listrik. Akibatnya, bus mengalami kerusakan cukup parah, Bahkan tiang listrik langsung roboh akibat kerasnya benturan. Beruntung, dalam kecelakaan tunggal ini tak membawa korban.
Peristiwa mengemparkan ini terjadi ketika bus yang dikemudikan Bambang Heru Utomo, 59 tahun hendak mengantarkan pulang ke kawasan Sawojajar. Bambang mengaku tidak merasakan kejanggalan saat mengemudikan bus sekolah tersebut. Hingga depan GOR Ken Arok pun, perjalanan lancer. Namun ketika di dekat lokasi kejadian, tepatnya di jalan menurun dekat jembatan Sungai Amprong, remnya tidak berfungsi.
“Nah itu yang agak saya bingungkan, sejak perjalanan dari sekolah sampai sebelum memasuki kawasan Jalan Mayjend Sungkono kami masih sempat berhenti karena kemacetan kecil,” papar Bambang. 
Mengetahui remnya blong, Bambang segera saja memberikan peringatan kepada siswa yang berada di dalam bus untuk berlindung. Kontan saja, anak-anak sekolah ini menjadi panik dan ketakutan. Apalagi, berada di dekat jembatan dan kondisi jalan menurun. Tentu saja sangat bahaya bagi keselamatan siswa-siswi sekolah yang ada di kawasan Tlogowaru itu.
Agar tidak terjadi kecelakaan lebih parah, Bambang segera menghantamkan kendaraanya ke dua tiang listrik yang berdiri berjajar di tepi jalan. Benar saja, dua tiang yang dihantam roboh dan mampu menghentikan laju bus karena as roda terganjal beton penyangga tiang listrik.
“Saya panik namun masih bisa menguasai diri. Dan daripada terjadi laka beruntun dan mendapatkan hukuman lebih berat, saya hantamkan saja ke tiang listrik dan memposisikan as roda sebelah kiri mengganjal semen penyangga tiang listrik,” ungkapnya saat dikonfirmasi oleh Malang Post.
“Saya melihat sendiri bus itu berjalan pelan karena memang di kawasan ini sering macet. Namun ketika diturunan bus itu menghantam tiang listrik hingga jatuh. Saya sendiri takut busnya menerobos lebih jauh dan tercebur kesungai,” ungkap Suhartini penjual kue yang biasa berjualan di warungnya yang terletak di lokasi kejadian.
Kanit Laka Satlantas Makota Iptu Budi Junaedi membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi oleh wartawan. 
“Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB dan tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut” ungkapnya. 
Ia juga mengimbuhkan bahwa bus tersebut saat ini telah diamankan di Unit Laka Satlantas Makota guna penyelidikan lebih lanjut. 
“Selain itu, kami menghimbau untuk semua pengemudi pengendara berat agar tidak hanya berpatokan pada masa uji kendaraan. Jadi harus diservis dan dicek setiap bulannya untuk menghindari terulangnya kejadian seperti ini,” tandasnya. (mg1/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :