Gunduli Hutan, Pembalak Liar Ditangkap

 
MALANG - Perhutani bekerjasama dengan Polsek Poncokusumo berhasil menangkap pencuri kayu, Muhamad Nur Salim, 57 tahun,  asal Dusun Aran-Aran RT 35 RW 09 Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo, Rabu (29/11). Penangkapan ini  berkat patroli rutin dan informasi dari masyarakat sekitar. 
“Berkat informasi dan patroli rutin yang dilakukan oleh perhutani dan Polsek Poncokusumo, kami berhasil menangkap pelaku pembalakan liar yang dapat menyebabkan longsor dan kerugian negara. Pelaku berhasil kami tangkap dengan barang buktinya di tempat pelaku memotong kayu tanpa perlawan. Dimana saat kita amankan perlaku tidak bisa menunjukkan bukti surat untuk penebangan,” Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto kepada Malang Post.
"Tersangka yang melakukan penebangan hutan RPH Aran-Aran BKPH Poncokusumo KPH Malang Desa Sumberjo sebanyak 12 kubik kayu jenis kembang yang sudah berbentuk glondongan," terang Andik.
Rencananya, lanjut Andik, kayu hasil curian tersebut akan digunakan untuk pembangunan salah satu sekolah MI di wilayah Poncokusumo. Selain itu pelaku mengakui jika melakukan pemotongan kayu milik negara baru satu minggu ini. Sedangkan dalam melakukan aksinya menggunakan gergaji mesin. 
"Saat ini tersangka dan barang bukti telah kita amankan di Polsek Poncokusumo. Dimana kayu jenis kembang tersebut telah dipotong-potong sepanjang empat meter dalam bentuk glondongan. Sedang untuk ukuran kayu berdiameter 80 centimeter hingga satu meter," urainya.
Akibat perbuatannya Andik menerangkan jika negara sangat dirugikan. Karena dari pembalakan kayu di wilayah hutan dapat mengakibatkan longsor, apalagi memasuki musim hujan saat ini. 
"Untuk kerugian kita masih belum taksir. Yang jelas kita telah amankan tersangka karena tidak memiliki surat-surat penebangan. Saat ini kita juga masih melakukan pengembangan jika ada tersangka lainnya maupun penadah yang menerima kayu hasil curian tersebut," pungkas Andik. (eri/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :