Satpam Dipukuli Sampai Tewas


MALANG - Maksud hati ingin bersenang-senang dan menyanyi di Studio One Jalan Borobudur, Aditya Wahyu, 25 tahun warga desa Martapuro-Purwosari, Pasuruan malah tewas. Pria yang bekerja sebagai sekuriti Universitas Brawijaya itu digebuki oleh kawannya sendiri Iwan A, 38 tahun asal Jalan Ikan Piranha Atas V, Tunjungsekar Lowokwaru.
Peristiwa ini terjadi Senin 4 Desember 2017 dini hari. Dari data yang dihimpun, Aditya dan Iwan awalnya hanya berniat karaoke sembari bersenang-senang melepas penat kesibukan harian. Keduanya berjanji bertemu di Studio One Minggu malam lalu. Selain Aditya serta Iwan yang kesehariannya adalah ASN, ada lagi dua orang yang ketemuan di karaoke Minggu malam.
Setelah masuk room, suasana karaoke semakin asyik karena acara tersebut dilakukan untuk merayakan ultah salah satu teman Iwan. Demi menambah kesegaran suasana, botol botol minuman keras pun dibuka. Suara bising sound system dan tawa karena tuangan alkohol menambah semarak suasana. Sayangnya, Aditya tidak bisa mengendalikan diri setelah meminum terlalu banyak miras.
Selama dua jam hingga masuk Senin dini hari, suasana karaoke memanas dengan selingan miras. Aditya yang mabuk berat, membuat kegaduhan di dalam room 9 Studio One. Tamu lain menjadi tidak nyaman dengan kegaduhan ini. Aditya pun dikeluarkan dari ruangan untuk menenangkan diri. Aditya ditempatkan di ruangan lain agar tidak mengamuk lagi.
Ironisnya, maksud baik untuk menenangkan situasi malah ditanggapi negatif oleh Aditya. Iwan yang menjadi salah satu tamu di acara tersebut, tersinggung dengan sikap Aditya yang tidak menghormati teman-teman lainnya. Iwan yang juga mabuk langsung naik pitam, dan memukuli Aditya. Satpam itu pun tepar dan pingsan. Dia juga menderita beberapa luka.
Karena situasi menjadi tak terkendali sampai Aditya luka-luka, rekannya ketakutan dan berupaya melarikan pria muda itu ke RS UB. Nahas, Aditya tak terselamatkan karena dia sudah tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Akibatnya, Iwan mau tidak mau harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polres Makota yang menerima laporan kejadian ini dini hari langsung merespon.
Iwan diamankan dan sampai sekarang belum keluar dari mako Polres Makota Jalan JA Suprapto. Polisi juga melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mencari kejelasan duduk perkara peristiwa tersebut. Jenazah Aditya sendiri dievakuasi ke KM RSSA Malang untuk divisum. Pagi pukul 06.00 WIB , jenazahnya dipulangkan ke Pasuruan.
Sementara itu, pihak Polres Makota belum bisa memberi keterangan detail terkait kasus ini. Kasubbag Humas Polres Makota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan pelaku masih diperiksa penyidik.
"Sampai sekarang terduga pelaku masih diperiksa penyidik," tutup Heni, sapaan akrabnya.(fin/jon)

Berita Lainnya :